BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jakarta hingga 10 November, Ini Antisipasi Pemprov DKI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Jakarta akan diguyur hujan lebat hingga 10 November 2025. Menanggapi prediksi cuaca ekstrem ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengumumkan serangkaian langkah strategis untuk mengantisipasi dan mengurangi risiko banjir di Ibu Kota.
Langkah Antisipasi Banjir Jakarta oleh Pemprov DKI
Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung telah menyusun rencana terintegrasi. Langkah ini diambil menyusul kejadian genangan dan banjir di beberapa area seperti Kemang, Cipete, dan Cilandak akibat curah hujan yang melebihi 150 milimeter per hari.
1. Normalisasi dan Pengerukan Saluran Air
Pemerintah akan menggenjot program normalisasi sungai, termasuk Sungai Ciliwung dan Kali Krukut. Pengerukan juga akan dilakukan pada lebih dari 100 kilometer saluran air di titik-titik rawan, khususnya di Jakarta Selatan. Proyek ini telah ditandatangani oleh Gubernur dan ditargetkan selesai tahap awalnya sebelum akhir tahun.
2. Perbaikan Infrastruktur dan Penyediaan Pompa
Tanggul retak di Kemang Village yang menyebabkan luapan Kali Krukut akan segera diperbaiki. Selain itu, Pemprov mengaktifkan 600 unit pompa statis dan portabel di 202 lokasi rawan banjir, termasuk Waduk Pluit, serta menyiapkan 600 unit pompa mobile tambahan untuk respons cepat.
3. Sistem Pemantauan Real-Time dan Modifikasi Cuaca
Dinas SDA memperkuat sistem pemantauan di 41 titik siaga banjir dengan sensor debit dan ketinggian air, menargetkan penanganan genangan maksimal 3-6 jam. Bersama BMKG dan BNPB, Pemprov juga akan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama 25 hari ke depan ketika curah hujan diprediksi melebihi 150-200 milimeter.
4. Koordinasi dan Bantuan untuk Warga
Koordinasi lintas sektor ditingkatkan, terutama penanganan sampah penyumbat saluran. Dinas Sosial akan memaksimalkan evakuasi dan memberikan santunan, termasuk menanggung biaya pemakaman dan perawatan medis korban. Posko bantuan juga disiapkan di setiap kecamatan.
Imbauan untuk Masyarakat Jakarta
Gubernur Pramono Anung mengimbau masyarakat untuk aktif membersihkan got dan saluran air di sekitar rumah, serta menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan lebat. Masyarakat juga diminta memantau informasi terkini melalui aplikasi Jaki atau kanal resmi Pemprov DKI Jakarta.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Guru yang Tanamkan Nilai dan Etika Tak Tergantikan AI
WHO Konfirmasi Wabah di Kapal Pesiar MV Hondius Akibat Virus Andes yang Langka
Serangan Israel Tewaskan Komandan Senior Pasukan Radwan Hizbullah di Beirut
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada 6-8 Mei 2026