Peran Tuduhan Virginia Giuffre
Spekulasi mengenai nasib Andrew memanas setelah catatan pribadi Virginia Giuffre diterbitkan secara anumerta. Dalam catatannya, Giuffre mendetailkan tuduhan bahwa ia diperdagangkan untuk berhubungan seks dengan Andrew sebanyak tiga kali, termasuk dua kali saat ia masih berusia 17 tahun.
Giuffre meninggal karena bunuh diri pada April 2025 di usia 41 tahun. Sementara Jeffrey Epstein, terpidana kasus perdagangan seks, telah ditemukan meninggal bunuh diri di penjaranya pada tahun 2019.
Reaksi Keluarga Giuffre
Keluarga Giuffre, yang selama ini mendesak pencabutan gelar Andrew, menyambut baik keputusan Raja Charles. Dalam pernyataan mereka kepada BBC, keluarga tersebut menyebutnya sebagai sebuah kemenangan.
"Hari ini, seorang gadis Amerika biasa dari keluarga Amerika biasa telah menjatuhkan seorang pangeran Inggris dengan kejujuran dan keberaniannya yang luar biasa," ujar mereka. "Virginia Roberts Giuffre, saudari kami, yang masih anak-anak ketika dilecehkan, tidak pernah berhenti memperjuangkan pertanggungjawaban."
Meski telah membantah semua tuduhan, Andrew sebelumnya setuju menyelesaikan gugatan perdata pelecehan seksual dari Giuffre dengan membayar jutaan dolar pada tahun 2022.
Artikel Terkait
Pekerja Renovasi Jembatan Rumpin Hilang Tercebur ke Sungai Cisadane
Israel Ancam Hentikan Operasi MSF di Gaza Soal Daftar Staf
Sambutan Hangat di Abu Dhabi, Megawati Ditanya: Lebih Sayang Anak atau Cucu?
Indonesia Kecam Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Memicu Kembalinya Mimpi Buruk