Wakapolri Tinjau Revitalisasi SPKT & Pamapta Bali: Transformasi Pelayanan Polri

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 01:00 WIB
Wakapolri Tinjau Revitalisasi SPKT & Pamapta Bali: Transformasi Pelayanan Polri

Wakapolri Tinjau Revitalisasi SPKT & Pamapta di Bali untuk Transformasi Pelayanan Polri

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke Polresta Denpasar, Polda Bali, untuk memantau langsung implementasi program Pamapta dan peningkatan kualitas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Kunjungan ini merupakan bagian dari inisiatif Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri yang digulirkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Revitalisasi SPKT dan Peran Strategis Pamapta

Berdasarkan instruksi Kapolri, seluruh layanan kepolisian di SPKT kini direvitalisasi secara menyeluruh. Program ini mengaktifkan kembali peran Pamapta sebagai sistem komando terintegrasi yang dirancang untuk:

  • Merespons laporan masyarakat dengan lebih cepat
  • Mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara tepat waktu
  • Menindaklanjuti laporan kejahatan dan gangguan kamtibmas secara terukur

Melalui revitalisasi ini, setiap laporan masyarakat akan terintegrasi langsung dalam jaringan pengawasan terpadu dari Mabes Polri hingga tingkat kewilayahan, memastikan respon yang cepat dan transparan di seluruh Indonesia.

Komitmen Polri terhadap Pelayanan Publik yang Modern

Dalam arahannya, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa peningkatan pelayanan publik menjadi prioritas utama Polri. "Pamapta harus berani dan tegas memimpin serta mengarahkan piket fungsi, karena Pamapta adalah Kapolres di luar jam dinas," tegas Wakapolri.

Beberapa langkah strategis yang akan diimplementasikan meliputi:

  • Penyesuaian pola patroli berdasarkan tingkat kerawanan wilayah
  • Pilot project penerapan Pamapta sebagai model nasional
  • Peningkatan fasilitas SPKT untuk kenyamanan masyarakat

Fasilitas Baru SPKT yang Lebih Humanis dan Inklusif

Polri menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di SPKT untuk menciptakan pelayanan yang ramah dan inklusif, antara lain:

  • Ruang bermain anak
  • Ruang laktasi untuk ibu menyusui
  • Ruang KASPKT dengan perlengkapan operasional lengkap

Transformasi Digital Pelayanan Kepolisian

Dari sisi teknologi, Polri mengembangkan sistem digitalisasi pelayanan publik dengan fitur-fitur canggih:

  • Sistem pelaporan dengan identifikasi pelapor (foto, nama, lokasi)
  • Kamera yang dapat diarahkan operator untuk pantau titik rawan
  • Video tour dan pemantauan lalu lintas real-time via drone
  • Integrasi sistem dengan aplikasi Mabes Polri untuk data tunggal

Wakapolri menekankan bahwa semua inovasi digital ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk melayani masyarakat, bukan sekadar formalitas. "Polri harus hadir dengan bukti kerja, bukan hanya janji," tegas Komjen Dedi.

Body Camera sebagai Alat Pengawasan dan Bukti Otentik

Sebagai bagian dari transformasi, Polri mendorong penggunaan body camera dalam setiap kegiatan kepolisian di lapangan. Alat ini berfungsi sebagai bukti otentik dan alat pengawasan untuk memastikan transparansi kinerja.

Dengan implementasi terukur dan komitmen berkelanjutan, Polri optimistis pelayanan SPKT di seluruh Indonesia akan menjadi simbol nyata transformasi menuju institusi yang modern, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar