Brankas Tersembunyi di Balik Tembok Rumah Sentul, Isi Emas dan Uang Rp 476 Miliar

- Kamis, 09 Juli 2026 | 09:35 WIB
Brankas Tersembunyi di Balik Tembok Rumah Sentul, Isi Emas dan Uang Rp 476 Miliar

Polisi menggerebek sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, dan menemukan brankas yang disembunyikan di balik dinding. Brankas tersebut tidak seperti biasanya bukan kotak besi biasa, melainkan sebuah ruangan kecil yang dipersembunyikan di balik lemari. Untuk membukanya, polisi harus memanggil seorang ahli kunci.

"Tadi sama Polres Bogor dipanggil, ditelepon suruh datang ke sini, suruh bantu katanya ada kerjaan suruh bongkar brankas," ujar Roy, ahli kunci asal Ciawi Bogor, saat ditemui di lokasi pada Kamis (9/7/2026).

Roy mengaku brankas itu tergolong mewah dan canggih. Harganya diperkirakan mencapai Rp 20 juta lebih. Sistem keamanannya menggunakan dua kunci: kombinasi putar dan kunci manual. Bajanya pun dua lapis. "Istimewa itu brankasnya. Perkiraan harganya Rp 20 jutaan lebih. Sistem keamanannya bagus. Kuncinya pakai kombinasi putar, sama kunci manual. Jadi dua kunci, brankas canggih itu, mahal. Bajanya ada dua lapis, jadi memang bukan brankas besi kotak gitu," katanya.

Proses pembongkaran berlangsung sekitar 15 menit. Setelah menjebol kunci manual, Roy menggunakan mesin pemotong atau gerinda untuk membuka brankas. "Langsung aja, gerak cepat, langsung digurinda, langsung dibuka. Kurang lebih 15 menitan," imbuhnya.

Brankas itu ternyata bukan sekadar lemari besi. Di balik pintu brankas, terdapat ruangan seluas sekitar 1,5 meter persegi. "Posisi brankas di lantai dua, di kamar. Jadi itu kayak ditutup lemari. Ukuran kurang lebih 1 meteran lebih, 1,5 meter x 80 cm. Posisinya dalam tembok itu pak. Jadi itu pintu brankas, di dalamnya ruangan, bukan brankas umumnya yang kotak besi, tapi ruangan," jelas Roy. Dari luar, ia melihat ada koper di dalam ruangan, namun tidak masuk ke dalam.

Penggeledahan ini terkait tiga kasus korupsi besar: PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Dari dalam brankas, polisi menyita barang bukti yang mencengangkan: 74 kilogram emas batangan, uang tunai dalam pecahan rupiah, dolar AS, dan dolar Singapura. Total nilai seluruh temuan diperkirakan mencapai Rp 476 miliar.

Kepala Korps Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipidkor) Polri, Irjen Totok Suharyanto, mengungkapkan rinciannya. "Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kg emas batangan, kemudian 4.767.300 USD. Kemudian 14.083.800 SGD, kemudian 100 juta rupiah. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp 476 miliar," kata Totok di Perumahan Bogor Golf Hijau, Kamis (9/7/2026) dini hari.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags