Ketahanan energi tidak hanya soal ketersediaan bahan bakar minyak dan LPG, tetapi juga kemampuan masyarakat di sekitar wilayah operasi untuk tumbuh mandiri secara ekonomi. Melalui program Community Involvement and Development (CID), Pertamina Patra Niaga mendorong pengembangan potensi lokal agar menciptakan manfaat berkelanjutan.
Program pemberdayaan tersebut hadir di berbagai daerah dengan menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah. Mulai dari penguatan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan, pengembangan hortikultura di Maluku, hingga budidaya udang vaname di Aceh, seluruh inisiatif dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa setiap wilayah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda. Karena itu, pendekatan pemberdayaan harus disesuaikan dengan karakteristik lokal.
"Bagi Pertamina Patra Niaga, keberhasilan program CID tidak hanya diukur dari banyaknya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mampu berkembang secara mandiri setelah memperoleh pendampingan," kata Kitty dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Juni 2026.
Melalui pendekatan yang mengedepankan kolaborasi dan pemberdayaan, Pertamina Patra Niaga berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang menciptakan dampak berkelanjutan.
"Karena itu, kami selalu memulai dari potensi yang dimiliki masyarakat, kemudian mengembangkannya bersama melalui kolaborasi yang berkelanjutan," ujarnya.
Kreativitas di Palembang
Di Sugihwaras Creative Village, Kota Palembang, Pertamina Patra Niaga mendampingi masyarakat mengembangkan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Beragam produk bernilai tambah, seperti madu kelulut, lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah, hingga produk olahan melati, menjadi sumber pendapatan baru bagi para pelaku UMKM. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang bagi ibu rumah tangga, pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya untuk membangun usaha yang berdaya saing.
Solusi Air di Ambon
Sementara itu, di Wayame, Kota Ambon, tantangan utama masyarakat adalah keterbatasan akses air yang berdampak pada produktivitas pertanian. Melalui program Demplot Hortikultura Wayame, Pertamina Patra Niaga menghadirkan solusi penyediaan air ramah lingkungan sekaligus pendampingan budidaya hortikultura. Kehadiran fasilitas tersebut membantu petani meningkatkan hasil panen, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.
"Kami percaya bahwa ketika masyarakat bertumbuh dan mandiri, manfaat yang dihasilkan akan terus berkembang, tidak hanya bagi keluarga penerima manfaat, tetapi juga bagi komunitas dan daerah tempat mereka tinggal. Inilah bentuk energi yang sesungguhnya energi yang menggerakkan kehidupan," tuturnya.
Artikel Terkait
Toyota Rush Lawan Arah di Depok, Pemotor Tewas
Kekasih Sekap dan Siksa Perempuan di Bandung Selama Dua Tahun, Polisi Amankan Tersangka
Pemerintah Luncurkan Logo HUT ke-81 RI, Ini Deretan Tema dan Identitas Visual Satu Dekade Terakhir
Hakim Nilai Nadiem Makarim Penuhi Unsur Mens Rea dalam Kasus Korupsi Chromebook