Hujan deras mengguyur wilayah Ciruas, Rabu sore kemarin. Di tengah guyuran itu, sebuah kabar buruk tiba-tiba menyebar di media sosial: Jembatan Kali Bedeng di Desa Singamerta disebut-sebut patah dan tak bisa dilalui. Informasi itu langsung bikin resah.
Namun begitu, polisi tak tinggal diam. Mendapat laporan, petugas Piket Siaga Polsek Ciruas langsung bergerak. Mereka menuju lokasi untuk memastikan kebenaran kabar tersebut dengan mata kepala sendiri.
Hasilnya? Ternyata jembatan itu baik-baik saja. Tak ada yang patah, tak ada kerusakan berarti. Lalu lintas pun tetap lancar seperti biasa.
"Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, tidak ditemukan adanya jembatan patah di Kali Bedeng. Informasi tersebut tidak benar atau hoaks,"
Demikian tegas Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, ketika dikonfirmasi Kamis (18/12/2025). Ia menambahkan bahwa kondisi jembatan masih aman dan bisa dilalui warga maupun kendaraan.
Polisi kemudian melacak sumber unggahan. Mereka menemukan orang yang memposting informasi keliru itu. Menurut Condro, pelaku sudah meminta maaf dan melakukan klarifikasi di platform media sosialnya.
"Yang memposting informasi tersebut sudah mengklarifikasi kepada pengelola media sosial dan mengakui bahwa informasi yang disampaikan tidak benar,"
Di sisi lain, kejadian ini jadi pengingat. Condro pun mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati dan kritis. Jangan asal share informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi di tengah cuaca ekstrem yang rawan memicu kepanikan.
"Cek dulu, konfirmasi. Supaya kita semua terhindar dari keresahan yang sebenarnya tak perlu," pesannya menutup pernyataan.
Artikel Terkait
Trump-Xi Sepakati Dewan Perdagangan, Mantan Dubes RI Nilai Isu Nuklir Iran Hanya Non-Isu
Calon Jemaah Haji Asal Probolinggo Meninggal di Arab Saudi Setelah Dirawat Akibat Komplikasi Penyakit
Piala Presiden 2026 Jadi Ajang Akar Rumput Terbesar, 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
Iran Izinkan Kapal China Melintasi Selat Hormuz di Tengah Kebijakan Blokade