Sebanyak 73 jemaah haji asal Cianjur, Jawa Barat, telah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga. Mereka tergabung dalam Kloter 24 JKS dan mendapat pendampingan maksimal dari petugas selama menjalankan ibadah haji.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, tahun ini keberangkatan dan kepulangan jemaah haji digelar di Polres Cianjur. Ini merupakan pertama kalinya markas polisi digunakan untuk melepas dan menyambut tamu Allah. "Tahun ini keberangkatan dan kepulangan jemaah haji di gelar di Polres Cianjur, di mana ini merupakan pertama kali dilakukan di Indonesia markas polisi dipakai untuk melepas dan menyambut tamu Allah," kata Wahyu, Minggu, 28 Juni 2026.
Pemkab Cianjur menyatakan siap menjadi lokasi pelepasan dan penyambutan jemaah haji tahun depan, mengingat Kantor Kementerian Haji dan Umrah Cianjur masih dalam proses pembangunan. "Kami siap untuk menjadi lokasi pelepasan dan penyambutan di musim haji 2027, namun tidak menutup kemungkinan lokasinya kembali di Polres Cianjur atau lokasi lain karena banyak yang menawarkan," ujar dia.
Kepala Kemenhaj Cianjur Herriyanto mengungkapkan, kuota haji 2027 diperkirakan masih sama, yaitu sekitar 76 orang sesuai daftar tunggu. Kuota normal baru akan diberlakukan kembali pada 2029. "Tahun depan kemungkinan masih di angka 76 orang calon jemaah haji, sehingga pelepasan dan penyambutan dapat dilakukan di Pemkab Cianjur atau kembali di Polres Cianjur," katanya.
Pihaknya mencatat, tahun ini seluruh jemaah haji asal Cianjur yang berangkat sebanyak 73 orang dan kembali dalam kondisi sehat. Mereka telah berkumpul kembali dengan keluarga di Cianjur.
Artikel Terkait
BGN Efisienkan Anggaran Makan Bergizi Gratis, Menkeu Sebut Penghematan Signifikan
Pengemudi Ojol dan Ojek Pangkalan Ikut Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Jambi
Setelah Lima Tahun Rehabilitasi, Dua Elang Brontok Dilepasliarkan di Gunung Papandayan
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 325 Kg Sabu Disita