Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan efisiensi besar-besaran pada anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kepala BGN Nanik S. Deyang yang mengusulkan pemotongan tersebut dan akan melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo.
Usulan ini muncul setelah pertemuan antara Purbaya dan Nanik yang membahas rencana penghematan program MBG. Purbaya menegaskan efisiensi tidak akan mengurangi anggaran per porsi yang diterima penerima manfaat. Makanan tetap dipastikan bergizi.
“Jadi kita bicarakan lagi, mungkin lebih efisien lagi. Cukup signifikan pengurangannya, yang jelas anggaran kita menjadi lebih aman,” kata Purbaya dalam tayangan Headline News Metro TV, Minggu, 28 Juni 2026.
Purbaya juga berencana mengerahkan pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan di daerah untuk ikut mengawasi jalannya anggaran di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kerja sama antara Kementerian Keuangan dan BGN kini semakin solid, termasuk dalam hal pengawasan penggunaan anggaran.
Evaluasi akan dilakukan dua bulan sekali. Hasilnya disampaikan langsung kepada Kepala BGN, termasuk rekomendasi penutupan apabila ditemukan pelanggaran.
Artikel Terkait
Demo Pro MBG Dinilai Jadi Cermin Krisis Ekonomi, Bukan Dukungan Program
Bakom: Korupsi Bukan Alasan Hentikan Program Makan Bergizi Gratis, Belajar dari Jepang dan AS
Profil Fatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI yang Viral Usai Debat Program Makan Bergizi Gratis
Gerindra Sebut Program Makan Bergizi Gratis Buka 1,3 Juta Lapangan Kerja