Aprilia Cetak Sejarah di Mugello: Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026, Martin P2

- Selasa, 02 Juni 2026 | 15:00 WIB
Aprilia Cetak Sejarah di Mugello: Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026, Martin P2

Aprilia Racing menorehkan sejarah manis di Sirkuit Mugello, Minggu (1/6), usai pembalapnya, Marco Bezzecchi, berhasil memenangi MotoGP Italia 2026 dan melengkapi finis 1-2 bersama rekan setimnya, Jorge Martin. Tampil di hadapan publik sendiri, Bezzecchi yang memulai balapan dari posisi terdepan menunjukkan performa impresif sepanjang lomba. Manuver krusial yang dilakukannya pada lap ke-14 menjadi titik balik yang membawanya memimpin hingga akhir balapan.

Kemenangan ini menjadi yang ke-10 bagi Bezzecchi di kelas utama MotoGP sekaligus kemenangan keempatnya pada musim 2026. Catatan tersebut menjadikan musim ini sebagai periode paling sukses dalam karier MotoGP-nya. Lebih istimewa lagi, seluruh sepuluh kemenangan itu diraih di sepuluh sirkuit berbeda, menyamai pencapaian legenda balap seperti Wayne Gardner, Freddie Spencer, dan Casey Stoner.

“Kemenangan di Mugello terasa luar biasa, sebuah mimpi yang saya miliki sejak kecil. Saya selalu datang ke sini bersama ayah, ibu, dan saudara perempuan saya untuk menonton MotoGP. Kini bisa menang di sini adalah perasaan yang sulit digambarkan,” ujar Bezzecchi.

Sementara itu, Jorge Martin yang finis di posisi kedua juga tampil konsisten sejak awal hingga akhir balapan. Hasil ini melanjutkan performa apiknya setelah sebelumnya menjadi runner-up pada Sprint Race MotoGP Italia 2026. “Saya sangat bahagia untuk Aprilia dan juga untuk Marco. Melihat begitu banyak penggemar di bawah podium adalah pemandangan luar biasa. Motor bekerja sangat baik dan tim melakukan pekerjaan fantastis sepanjang akhir pekan,” kata Martin.

Kemenangan Bezzecchi sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi Aprilia Racing. Beberapa pencapaian penting yang berhasil ditorehkan antara lain kemenangan pertama Aprilia di Sirkuit Mugello, menjadikan Mugello sebagai sirkuit ke-11 tempat Aprilia meraih kemenangan MotoGP, serta kemenangan ke-13 pabrikan asal Noale itu di kelas utama. Selain itu, ini merupakan kemenangan ketujuh Aprilia sepanjang musim 2026 rekor terbanyak dalam satu musim dan finis 1-2 kelima dalam sejarah mereka di kelas utama MotoGP. Secara keseluruhan, Aprilia kini mengoleksi total 307 kemenangan di ajang FIM Grand Prix World Championship.

Tak hanya itu, dua motor RS-GP26 lainnya juga tampil kompetitif. Ai Ogura finis di posisi keempat setelah melakukan comeback impresif, sementara Raúl Fernández menutup balapan di urutan kesembilan.

Akhir pekan Aprilia di Mugello semakin sempurna dengan sederet rekor tambahan. Jorge Martin mencatatkan kecepatan tertinggi MotoGP sepanjang sejarah dengan torehan 368,6 km/jam pada sesi FP2. Rekor tersebut kemudian berhasil disamai oleh Marco Bezzecchi saat Sprint Race. Selain itu, Bezzecchi juga membukukan rekor lap baru Sirkuit Mugello dengan waktu 1 menit 43,921 detik pada sesi kualifikasi Q2.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut akhir pekan di Mugello sebagai salah satu momen paling bersejarah bagi tim. “Ini adalah akhir pekan yang akan kami kenang dalam waktu yang sangat lama. Kami berhasil memecahkan hampir semua rekor yang mungkin dicapai di Mugello. Mencapai semua ini di hadapan publik Italia memberikan makna yang sangat spesial,” ujar Rivola.

Dengan hasil luar biasa di Mugello, Aprilia Racing semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan utama MotoGP 2026 dan mempertegas ambisi mereka dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar