MRCCC Siloam Hospitals Semanggi kembali menyelenggarakan forum ilmiah bertajuk The Sixth Siloam Oncology Summit (SOS) 2026 di Jakarta pada 22 hingga 24 Mei 2026. Acara ini dirancang sebagai wadah kolaborasi bagi tenaga kesehatan untuk berbagi perkembangan terbaru dalam deteksi dini, diagnosis, hingga terapi kanker.
Mengusung tema βUnited by Uniqueβ, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 700 tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu. Mulai dari dokter, perawat, radiografer, medical physicist, farmasi, hingga tenaga teknis biomedis turut ambil bagian dalam forum ini.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi workshop dan demonstrasi langsung terkait penanganan kanker. Salah satu prosedur yang diperkenalkan adalah cryoablation untuk kanker hati. Tidak hanya menerima teori, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik langsung guna meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam penanganan kanker secara multidisiplin.
Sementara itu, forum ini tidak hanya dihadiri peserta dari dalam negeri. Siloam Oncology Summit 2026 juga menghadirkan peserta dan pembicara internasional dari India, Filipina, Singapura, dan Taiwan. Kehadiran lintas negara ini dinilai menjadi bukti meningkatnya perhatian global terhadap forum ilmiah tersebut.
Hospital Director MRCCC Siloam Semanggi, Adityawati Ganggaiswari, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperluas distribusi pengetahuan dan teknologi penanganan kanker hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
βIni tentu akan menambah pengetahuan dan skill tenaga kesehatan. Penanganan kanker tidak bisa hanya dilakukan satu atau dua rumah sakit saja, apalagi bagi pasien dari daerah yang akses layanan kesehatannya masih terbatas. Karena itu, forum ini menjadi pembelajaran penting agar distribusi pengetahuan dan teknik pengobatan kanker bisa menjangkau seluruh Indonesia,β ujar Adityawati.
Ia menambahkan, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari jaringan rumah sakit Siloam Group, tetapi juga dari berbagai rumah sakit lain di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data Global Cancer Observatory 2022, Indonesia mencatat lebih dari 408 ribu kasus kanker baru dengan angka kematian mencapai lebih dari 242 ribu kasus per tahun. Melalui forum ini, MRCCC Siloam Semanggi berharap peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dapat memperkuat layanan penanganan kanker di Indonesia secara lebih merata.
Artikel Terkait
Polri Kirim Tim ke Lokasi Putusnya Sutet di Jambi Usai Padam Listrik Massal di Sumatera
Polisi Tangkap Tiga Pembuat Konten Pocong Viral di Kediri yang Resahkan Warga
Emerald Jadi Mata Uang Utama di Minecraft, Pemain Beralih ke Ekonomi Desa demi Akses Barang Langka
Monyet Dirantai di Lampu Merah Margonda Ternyata Milik Pengamen, Damkar Depok Tak Bisa Evakuasi