SMAN 1 Tanjung Selor berhasil menyabet gelar juara pertama dalam Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Utara, sekaligus mengamankan tiket untuk mewakili daerahnya di kompetisi nasional yang akan digelar di Jakarta pada Agustus mendatang.
Perlombaan yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Tarakan, Sabtu (23/5), berjalan sangat ketat. Sepuluh sekolah menengah atas dan kejuruan terbaik dari seluruh Kalimantan Utara saling unjuk kemampuan dalam formasi baris-berbaris serta teknik pengibaran bendera merah putih. Para peserta berasal dari SMKN 2 Tarakan, SMAN 1 Tanjung Palas Timur, SMAN 2 Tarakan, SMAN 1 Tanjung Selor, SMKN 1 Tarakan, SMAN 1 Tarakan, SMAN 1 Nunukan, SMAIT Ulul Albab Boarding School Tarakan, SMKN 4 Tarakan, dan SMAS Hang Tuah Tarakan.
Berdasarkan hasil akhir penilaian, SMAN 1 Tanjung Selor unggul dengan skor 8.360, mengungguli pesaing terdekatnya, SMAS Hang Tuah Tarakan, yang meraih 7.600 poin di posisi kedua. Peringkat ketiga ditempati oleh SMAN 1 Nunukan dengan torehan skor 7.090.
Pembina SMAN 1 Tanjung Selor, Astri Tumanggor, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para siswa. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan disiplin tinggi yang telah dijalani tim selama masa persiapan.
“Kami bangga dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada anak-anak karena ini hasil kerja keras mereka. Mereka ditempa dari pagi, siang berpanas-panasan, bahkan malam hari juga ada latihan. Hasil keringat mereka akhirnya terbayarkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).
Menjelang kompetisi tingkat nasional, Astri menegaskan pihak sekolah akan meningkatkan dukungan secara maksimal. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menambah intensitas latihan dan menjalin kerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Kalimantan Utara untuk memperkuat persiapan tim.
“Karena ini sudah mewakili provinsi, kami akan lebih totalitas lagi dalam waktu dan persiapan. Nanti juga akan ada kolaborasi dengan pihak PPI untuk mendampingi peserta agar persiapannya lebih baik lagi, mulai dari formasi hingga teknik peraturan baris-berbaris,” jelasnya.
Astri berharap timnya mampu kembali mengharumkan nama Kalimantan Utara di panggung nasional. “Harapannya mereka bisa membawa nama baik provinsi, nama baik sekolah, dan nama baik diri sendiri di tingkat nasional nanti serta meraih hasil terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Regu tim SMAN 1 Tanjung Selor, Altar Fascho Juanda, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih. “Kami sangat berbahagia dan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah menyelesaikan lomba ini hingga akhirnya berhasil menjadi juara,” ungkapnya.
Altar juga menyampaikan apresiasi kepada panitia MPR RI, PPI Kalimantan Utara, serta pihak sekolah dan pembina yang telah memberikan dukungan penuh selama masa persiapan. “Persiapan kami selama 20 hari. Kami diizinkan melakukan dispensasi di sekolah dan terima kasih kepada pembina kami yang telah mendukung dari awal hingga saat ini,” katanya.
Menatap kompetisi nasional, Altar menegaskan timnya akan meningkatkan frekuensi latihan dan menyempurnakan berbagai gerakan agar penampilan lebih maksimal. “Kami akan melakukan lebih banyak latihan lagi dan memperbaiki gerakan-gerakan untuk persiapan tingkat nasional. Harapan kami bisa menjadi juara dan membanggakan Kalimantan Utara,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Anak-Anak di Jakarta Barat Hadang dan Paksa Pemotor yang Melintas di Trotoar Jalan Daan Mogot
Gempa M5,3 Guncang Bengkulu Selatan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Bamsoet Dukung Perburuan Babi Hutan demi Selamatkan Lahan Pertanian Petani
IKA Smada Makassar Nilai Tudang Sipulung Nasional II Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah