Dua lokomotif kereta api jarak jauh, yakni KA Jaka Tingkir (255B) dan KA Serayu (284), mengalami gangguan operasional di Emplasemen Stasiun Pasar Senen. Insiden ini mengakibatkan enam perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan, baik dari sisi keberangkatan maupun kedatangan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Dampaknya, sejumlah kereta dengan jadwal keberangkatan awal dari Stasiun Pasar Senen terpaksa tertunda. Sementara itu, beberapa perjalanan yang menuju stasiun tersebut untuk sementara ditahan di Stasiun Jatinegara, menunggu kondisi operasional kembali pulih.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa petugas saat ini masih melakukan penanganan di lokasi. Pihaknya berupaya mempercepat proses normalisasi agar operasional kereta jarak jauh segera berjalan seperti biasa.
“KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat adanya gangguan operasional ini. Kami terus berupaya melakukan percepatan normalisasi operasional serta pengaturan pola operasi untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan,” ujar Franoto dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Enam perjalanan kereta api jarak jauh yang terdampak meliputi KA Serayu 284 Pagi relasi Pasar Senen–Kiaracondong dengan jadwal keberangkatan pukul 09.30 WIB yang diperkirakan baru bisa berangkat pada pukul 13.30 WIB. Selanjutnya, KA 272 Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi dengan jadwal pukul 09.15 WIB, posisi rangkaiannya masih berada di Dipo Cipinang.
KA 204 Tegal Bahari relasi Pasar Senen–Tegal yang dijadwalkan berangkat pukul 10.20 WIB juga terdampak, dengan rangkaian masih di Dipo Cipinang. Hal serupa terjadi pada KA 90 Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasar Senen–Surabaya Gubeng (jadwal pukul 11.10 WIB), KA 270 Matarmaja relasi Pasar Senen–Malang (jadwal pukul 11.25 WIB), dan KA 256B Jaka Tingkir relasi Pasar Senen–Solo Balapan (jadwal pukul 11.50 WIB) yang rangkaiannya masih berada di Stasiun Pasar Senen.
KAI Daop 1 Jakarta memperkirakan proses penanganan dan evakuasi akan berlangsung hingga sekitar pukul 13.30 WIB. Informasi perkembangan operasional akan terus disampaikan secara berkala kepada pelanggan melalui kanal resmi KAI.
Lebih lanjut, Franoto mengatakan bahwa penyebab gangguan operasional masih dalam proses pendalaman. “Sementara untuk kronologis dan penyebabnya masih tunggu proses investigasi,” katanya.
Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan yang terdampak, KAI Daop 1 Jakarta memberikan kompensasi berupa service recovery sesuai ketentuan yang berlaku. Petugas di stasiun bersiaga untuk membantu pelayanan, termasuk memberikan informasi perjalanan secara berkala serta pelayanan tambahan bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan.
Artikel Terkait
Golkar Soroti Kompetensi dan Integritas Calon Dirut PT Danantara Sumberdaya Indonesia
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Kuatkan Vonis 5 Tahun Penjara untuk Mantan Sekretaris MA Nurhadi
37.017 Calon Haji Diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta, Fase Kepulangan Siap Dimulai
Sembilan WNI Relawan Flotila Global Dibebaskan Israel, Tiba di Turki Menuju Indonesia