Golkar Soroti Kompetensi dan Integritas Calon Dirut PT Danantara Sumberdaya Indonesia

- Jumat, 22 Mei 2026 | 12:55 WIB
Golkar Soroti Kompetensi dan Integritas Calon Dirut PT Danantara Sumberdaya Indonesia

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyoroti rencana penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai calon pemimpin PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dengan menekankan dua aspek fundamental, yaitu kompetensi dan integritas. Menurutnya, kualitas tersebut menjadi prasyarat mutlak mengingat perusahaan akan mengelola penjualan sumber daya alam dalam skala yang sangat besar.

“Kompetensi dan integritas adalah kunci karena PT DSI akan mengelola penjualan sumber daya yang sangat besar,” ujar Sarmuji kepada wartawan pada Jumat, 22 Juni 2026.

Anggota Komisi VI DPR RI ini menyatakan harapannya agar di bawah kepemimpinan Luke, praktik penyelewengan tidak lagi terjadi. Ia menilai keputusan presiden untuk menunjuk figur tersebut merupakan upaya memutus rantai kongkalikong yang kerap melibatkan hubungan pertemanan atau kekerabatan. “Tujuannya agar tidak ada penyelewengan lagi. Presiden mungkin bermaksud memutus rantai kongkalikong yang melibatkan perkawanan,” kata Sarmuji. “Dengan Luke Thomas sebagai dirut, kemungkinan jalur perkawanan akan lebih minim,” tambahnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, sebelumnya mengungkapkan bahwa Luke Thomas Mahony akan memimpin PT DSI. Pihaknya tengah menjadwalkan pertemuan untuk mematangkan struktur kepemimpinan perusahaan tersebut. “Untuk saat ini, Luke Thomas. Ada Thomas,” kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 21 Mei.

Rosan menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar pertemuan terlebih dahulu untuk menyerap masukan dari berbagai kalangan, termasuk asosiasi dan kepala kamar dagang. Sosialisasi juga akan dilakukan secara paralel. “Nanti kan kita, ini dulu. Tadi meeting. Nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, para Kadin, Apindo, asosiasi sawit APBI, batubara, semua kita juga sekaligus sosialisasi. Jadi kita pun nanti jam 4,” ujarnya.

Kendati demikian, Rosan belum merinci alasan di balik penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai direktur utama PT DSI. Ia berjanji akan membeberkan seluruh tim lengkap yang akan mengisi jajaran perusahaan tersebut. “Ya ini kan kita lagi dalam tahap untuk menguatkan tim. Nanti kita akan, nanti akan kita tampilkan full-nya tim. Bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas gitu. Seperti kita bangun Danantara dulu,” ujarnya.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam. Melalui aturan baru ini, ekspor sejumlah komoditas strategis diwajibkan dilakukan melalui badan usaha milik negara yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar