ESQ Tours Ajak Jemaah Haji Khusus Maknai Sejarah Wahyu di Museum Jabal Nur

- Kamis, 21 Mei 2026 | 20:15 WIB
ESQ Tours Ajak Jemaah Haji Khusus Maknai Sejarah Wahyu di Museum Jabal Nur

Jabal Nur, salah satu situs bersejarah paling sakral di Makkah, Arab Saudi, menjadi tujuan kunjungan calon jemaah haji khusus ESQ Tours. Di tempat yang dikenal sebagai lokasi Gua Hira ini, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama kali dari Allah SWT. Namun, rombongan tidak mendaki menuju gua tersebut, melainkan diajak menyusuri Museum Wahyu, sebuah eduwisata yang merangkum momen-momen krusial dalam sejarah kenabian.

Sebelum memasuki museum, para calon jemaah dikumpulkan di sebuah ruang terbuka. Di sana, Trainer ESQ Tours, Firdaus Djamaris, memberikan penguatan mengenai makna perjuangan Nabi Muhammad di Jabal Nur. Ia menekankan bahwa setiap langkah perjalanan ini bukan sekadar mengunjungi tempat bersejarah, melainkan menemukan makna spiritual yang mendalam.

"Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tersungkur bersujud menangis ketika Jibril menyampaikan jawaban, Iqro, Iqro bismirobbikalladzi kholaq, kholaqol insana min alaq, Iqro warobbukal akrom, alladzi allama bil qolam, allamal insana maa lam ya'lam. Baca, baca dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Yang mengajarimu melalui perantaraan kalam. Baca dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya," kata Firdaus dalam program Newsline Metro TV, Kamis, 21 Mei 2026.

Penjelasan itu selaras dengan misi ESQ Tours yang mengusung konsep Meaningful Journey. Setiap perjalanan, menurut Firdaus, bukan hanya tentang destinasi, tetapi tentang menemukan makna di setiap langkah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. "Makna di sebalik apa yang akan kita lalui bersama-sama. Karena dengan makna itulah hati dapat terbuka, maka kita boleh lebih menghayati lagi arti di sebalik perjalanan Nabi Muhammad pergi ke Jabal Nur sendiri," ujarnya.

Memasuki ruang dalam museum, para jemaah langsung disuguhi atmosfer interior yang canggih namun sarat nilai spiritual. Museum ini memanfaatkan teknologi audio visual mutakhir untuk menghidupkan kembali kisah perjuangan para nabi dan rasul. Di ruang kedua, jemaah diajak menyaksikan kisah Nabi Ibrahim. Kemudian, di ruang berikutnya, mereka melihat perjuangan Nabi Isa dan Nabi Musa, serta tentu saja momen saat Rasulullah menerima wahyu pertama.

Sementara itu, para calon jemaah juga diperlihatkan jalur pendakian baru menuju Gua Hira. Jalur tersebut membutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk mencapai puncak. Melalui perpaduan antara sejarah dan teknologi, Museum Wahyu berhasil memberikan pengalaman spiritual yang berbeda bagi jemaah haji khusus ESQ Tours, menjadikan setiap langkah perjalanan sebagai refleksi iman yang mendalam.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar