Merek Kosmetik Korea Laka Resmi Masuk ke Indonesia, Angkat Riasan sebagai Media Ekspresi Diri

- Minggu, 10 Mei 2026 | 07:00 WIB
Merek Kosmetik Korea Laka Resmi Masuk ke Indonesia, Angkat Riasan sebagai Media Ekspresi Diri

Fungsi riasan wajah atau makeup telah bergeser secara fundamental. Kini, produk kecantikan tidak lagi semata-mata digunakan untuk mempercantik penampilan fisik, melainkan menjelma menjadi medium ekspresi diri yang merepresentasikan karakter, suasana hati, hingga gaya personal seseorang secara lebih bebas dan autentik.

Pergeseran paradigma ini turut mendorong ekspansi merek-merek kecantikan global ke Indonesia. Salah satunya adalah Laka, brand asal Korea Selatan yang resmi memasuki pasar Indonesia melalui kerja sama eksklusif dengan Sociolla. Merek ini membawa filosofi bahwa riasan adalah bentuk seni yang dapat dinikmati oleh siapa saja, tanpa terikat pada standar kecantikan tertentu.

Director of Laka Global Business Division, Yeojin Son, menyatakan bahwa Indonesia dinilai sebagai pasar yang sejalan dengan nilai-nilai yang diusung perusahaannya. Menurutnya, semakin banyak individu di Indonesia yang memandang makeup sebagai bagian integral dari identitas diri.

“Kami sangat antusias dapat menghadirkan Laka ke Indonesia sebagai salah satu pasar kecantikan yang dinamis dan terus berkembang. Setelah delapan tahun membangun brand secara global, kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sejalan dengan nilai yang kami usung, di mana semakin banyak individu menjadikan makeup sebagai medium ekspresi diri,” ujar Yeojin Son dalam keterangan resminya.

Nama Laka sendiri merupakan akronim dari Love And Kind Artistry, yang merepresentasikan tiga nilai utama: cinta, kebaikan, dan seni merias. Ketiga konsep tersebut menjadi fondasi dalam pengembangan produk yang tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga memberikan ruang bagi penggunanya untuk bereksplorasi. Filosofi ini dipertegas melalui tagline “Every Shade, Every Story”, yang menggambarkan bahwa setiap pilihan warna riasan kini dianggap mampu merepresentasikan cerita dan kepribadian masing-masing individu.

Selain mengusung konsep inklusif, Laka juga menerapkan pendekatan human-centered design dalam pengembangan produk. Seluruh produk dirancang dengan tekstur ringan agar nyaman digunakan sehari-hari, serta dikemas secara intuitif sehingga mudah digunakan oleh siapa pun, termasuk mereka yang baru belajar merias wajah.

Sebagai bagian dari strategi ekspansinya di Indonesia, Laka memperkenalkan sejumlah produk unggulan. Di antaranya adalah Fruity Glam Tint yang memiliki hasil akhir glossy dengan stain tahan lama, serta Devil Lip yang menawarkan pigmentasi bold untuk tampilan yang lebih mencolok.

Sementara itu, data dari ekosistem Sociolla menunjukkan bahwa tren makeup personal semakin berkembang. Kategori produk bibir tercatat tumbuh sebesar 32 persen sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, lip tint berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap total pembelian produk riasan bibir. Selain tekstur yang ringan, konsumen kini juga lebih menyukai pilihan warna yang lembut dan beragam agar lebih sesuai dengan karakter personal mereka.

“Kami menyambut baik kehadiran Laka di Sociolla sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan kurasi brand global yang relevan bagi konsumen Indonesia. Laka membawa perspektif baru sebagai brand makeup Korea modern yang menawarkan pendekatan inklusif dan ekspresif,” kata Co-founder & CMO Social Bella Indonesia, Chrisanti Indiana.

Untuk memperkenalkan merek ini lebih dekat kepada para penggemar kecantikan, Laka juga akan menggelar pop-up bertajuk “Laka: Every Shade, Every Story” di Central Park Mall pada 29 April hingga 3 Mei 2026. Acara tersebut akan menghadirkan berbagai pengalaman interaktif, seperti photo booth, gacha machine, kelas merias, hingga lokakarya bersama beauty influencer.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar