Pemerintah Provinsi Banten secara resmi mendeklarasikan komitmen untuk mewujudkan budaya sekolah yang aman dan nyaman sebagai langkah strategis menekan angka perundungan serta berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya keprihatinan publik terhadap maraknya kasus kekerasan yang melibatkan peserta didik di berbagai daerah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam pernyataannya pada Sabtu (9/5) menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, diperlukan sinergi yang kuat antara sekolah, orang tua, masyarakat, pemerintah daerah, hingga aparat kepolisian agar tercipta ekosistem pendidikan yang benar-benar mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal.
“Upaya ini harus dilakukan secara kolaboratif. Tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja,” ujar Abdul Mu’ti.
Deklarasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian program nasional yang mendorong transformasi sekolah menjadi tempat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aman secara fisik dan psikologis. Pemerintah daerah diminta untuk merumuskan kebijakan turunan yang operasional, termasuk mekanisme pelaporan dan penanganan kasus kekerasan di sekolah.
Sementara itu, keterlibatan orang tua dan masyarakat dinilai krusial dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencegah perundungan. Pola pengasuhan di rumah dan pengawasan di lingkungan sekitar menjadi faktor penentu yang tidak bisa diabaikan dalam rantai pencegahan kekerasan.
Dengan adanya deklarasi ini, Pemerintah Provinsi Banten berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bergerak bersama secara sistematis. Targetnya, tidak ada lagi celah bagi praktik perundungan maupun kekerasan untuk tumbuh subur di lingkungan sekolah.
Artikel Terkait
BMKG: Tiga Wilayah Jakarta Cerah Pagi Ini, Seluruh Ibu Kota Berawan Tebal Larut Malam
Anggota DPR Minta Tiga Petugas Badan Gizi Dievaluasi Usai 252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan Makanan Gratis
BMKG: Cuaca Cerah di Jakarta pada Pagi Hari, Berawan Tebal Mulai Tengah Malam
Polri Bongkar Markas Judi Online di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan