5 Mei dalam Sejarah: Herschel Temukan Galaksi Baru, Gandhi Dibebaskan, hingga Tragedi Kenya Airways

- Selasa, 05 Mei 2026 | 07:00 WIB
5 Mei dalam Sejarah: Herschel Temukan Galaksi Baru, Gandhi Dibebaskan, hingga Tragedi Kenya Airways

Tanggal 5 Mei menjadi saksi dari rentetan peristiwa bersejarah yang membentang dari penemuan kosmik hingga tragedi kemanusiaan. Dalam lintasan waktu yang panjang, hari ini mencatat momen penting di bidang astronomi, perjuangan tokoh dunia, serta duka mendalam akibat kecelakaan penerbangan yang merenggut banyak nyawa.

Pada tahun 1788, langit malam menyimpan satu lagi misteri yang terkuak. Astronom William Herschel berhasil menemukan galaksi NGC 5879, sebuah galaksi spiral yang terletak di rasi bintang Draco. Temuan ini kemudian menjadi bagian dari kelompok galaksi yang lebih besar, dikenal sebagai Grup NGC 5866, dan memperkaya peta alam semesta yang terus dipelajari hingga saat ini.

Lebih dari satu setengah abad kemudian, peristiwa besar terjadi di India. Tokoh kemerdekaan Mohandas Karamchand Gandhi, yang dikenal sebagai pemimpin spiritual dengan prinsip perlawanan tanpa kekerasan, dibebaskan dari penjara pada 5 Mei 1944. Pembebasan ini menjadi babak penting dalam perjuangan melawan penjajahan Inggris. Namun, perjalanan Gandhi berakhir tragis ketika ia ditembak mati oleh Nathuram Godse pada 30 Januari 1948.

Sementara itu, di Indonesia, tanggal yang sama pada tahun 1980 menjadi saksi lahirnya sebuah gerakan moral. Sebanyak 50 tokoh nasional menerbitkan Petisi 50 sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan Presiden Soeharto. Dokumen tersebut memprotes penggunaan Pancasila sebagai alat politik untuk menekan lawan-lawan pemerintah. Di antara tokoh yang menandatangani petisi ini adalah Abdul Haris Nasution, Hoegeng Imam Santoso, dan Ali Sadikin.

Di sisi lain, tanggal 5 Mei juga meninggalkan luka mendalam dalam sejarah penerbangan dunia. Pada tahun 2007, pesawat Boeing 737-800 milik Kenya Airways dengan nomor penerbangan 507 jatuh di Kamerun. Pesawat yang menempuh rute Abidjan–Douala–Nairobi itu mengangkut 105 penumpang dan sembilan awak. Seluruh orang di dalamnya dinyatakan tewas dalam kecelakaan yang terjadi di dekat Lolodorf, sekitar 160 kilometer dari Douala.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar