JAKARTA, KOMPAS.TV Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, meninggalkan duka yang dalam. Korban-korban kini tersebar di berbagai rumah sakit di Bekasi dan sekitarnya. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) bergerak cepat. Mereka memastikan semua korban langsung mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan yang sudah disiagakan sejak awal kejadian. Tidak main-main, daftar rumah sakitnya cukup panjang.
Berdasarkan rilis resmi KAI, berikut rumah sakit yang menampung para korban:
Daftar Rumah Sakit Penanganan Korban
- RSUD Bekasi
- RS Bella Bekasi
- RS Primaya Bekasi
- RS Mitra Plumbon Cibitung
- RS Bakti Kartini
- RS Siloam Bekasi Timur
- RS Hermina Bekasi
- RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
- RS Mitra Keluarga Bekasi Barat
Di sisi lain, proses evakuasi di lokasi kejadian masih terus berjalan. Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4), mengungkapkan bahwa timnya bekerja ekstra hati-hati. Sebab, masih ada korban yang terjepit di reruntuhan.
“Evakuasi harus teliti dan fokus. Masih ada korban yang terjepit, namun kami berharap bisa dievakuasi dalam kondisi hidup,” ujar Syafii, dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Ia menambahkan, tidak ada jeda dalam proses penyelamatan ini. Petugas bekerja bergantian secara shift.
“Evakuasi non stop, petugas bekerja secara shift dan tidak terjeda,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, juga sudah menyampaikan data korban sementara. Namun, hingga berita ini diturunkan, angka pasti masih terus diperbarui. Suasana di sekitar stasiun pun masih mencekam, dengan lalu-lalang petugas dan ambulans yang siap siaga.
Artikel Terkait
Orang Tua Siswa dan DPRD Apresiasi Pendidikan Humanis di SPN Polda Sulteng
Polisi Temukan Tas Berisi Rp 23 Juta dan Perhiasan di Rest Area Lampung, Dikembalikan Utuh ke Pemudik
Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, 52 Luka dan 3 Tewas
RS Polri Terima 10 Kantong Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Seluruhnya Perempuan