Jakarta – Perjalanan kereta api Purwojaya jurusan Jakarta–Cilacap mendadak tertahan cukup lama di Stasiun Jatinegara, Senin (27/4/2026) malam. Lebih dari dua jam para penumpang harus bersabar. Penyebabnya? Tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Lewat pengeras suara, petugas stasiun menyampaikan permintaan maaf. Mereka juga memberi kabar soal opsi refund.
"Tiket bisa dikembalikan 7 hari dari tanggal keberangkatan. Bisa di Stasiun Jatinegara, Pasar Senen, atau Bekasi. Atas ketidaknyamanannya, kami mohon maaf sebesar-besarnya," begitu bunyi pengumuman yang terdengar di peron.
Suasana di Stasiun Jatinegara malam itu? Agak campur aduk. Dari pantauan di lokasi, sebagian penumpang Purwojaya memilih turun dari peron. Mereka lalu mencari alternatif lain angkot, ojek online, atau mungkin nebeng teman. Tapi di sisi lain, tidak sedikit yang memilih bertahan di dalam kereta. Mereka masih berharap kereta bisa segera jalan.
Menariknya, pemandangan di ruang tunggu juga cukup ramai. Bukan cuma penumpang kereta lokal, tapi juga penumpang jarak jauh. Mereka duduk-duduk sambil menjaga barang bawaan. Ada yang sibuk main HP, ada juga yang tampak sudah kelelahan. Beberapa bahkan tertidur pulas di bangku tunggu, dengan koper di sampingnya.
Nah, begini kronologi singkatnya. Kereta Purwojaya ini sebenarnya berangkat dari Stasiun Gambir pukul 20.55 WIB. Begitu sampai di Jatinegara, sekitar pukul 21.15 WIB, kereta langsung berhenti. Dan sampai pukul 23.45 WIB, belum ada kepastian kapan akan melanjutkan perjalanan. Penumpang hanya bisa menunggu, sambil berharap kabar baik dari petugas.
Artikel Terkait
Tabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo di Bekasi Timur, Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Lokasi
Tiga Atlet Tembus Batas Dua Jam di London Marathon, Cetak Rekor Dunia Baru
KNKT Dilibatkan Usut Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi: 71 Luka, 4 Tewas