Mantan putra mahkota Iran, Reza Pahlavi, kena siram cairan merah pas lagi di Jerman. Kejadiannya terekam kamera, cukup ramai juga di media sosial. Waktu itu, Pahlavi lagi menyapa para pendukungnya yang demo di Berlin. Tapi di lokasi yang sama, ada juga unjuk rasa dari orang-orang yang menentang dirinya. Jadi situasinya agak campur aduk.
Menurut laporan yang saya baca dari beberapa kantor berita, Jumat (24/4/2026) kemarin, kejadiannya pas Pahlavi jalan di trotoar. Dia pake setelan jas lengkap, ditemani tim keamanan. Sebelumnya, dia baru aja selesai konferensi pers di Gedung Bundespressekonferenz semacam pusat pertemuan pers gitu di Berlin, pada Kamis (23/4).
Nah, di video yang beredar, keliatan ada seorang pria bawa ransel. Pria ini jalan di belakang Pahlavi. Terus tiba-tiba, tanpa basa-basi, dia melempar cairan merah ke arah Pahlavi. Kata orang, cairan itu saus tomat. Kena di bagian belakang kepala, leher, sampe jasnya.
Tapi yang menarik, Pahlavi yang udah berusia 65 tahun itu keliatan santai aja. Dia nggak panik, nggak kaget berlebihan. Malah, dia tetap melambaikan tangan ke pendukungnya yang ada di lokasi. Kayak nggak terjadi apa-apa.
Personel keamanan sigap. Mereka langsung nahan pelaku penyerangan. Sampai sekarang, identitas pelaku nggak diumumkan ke publik. Motifnya juga masih gelap, belum jelas kenapa dia melakukan itu.
Di sisi lain, Pahlavi ini bukan orang sembarangan. Dia putra dari Shah terakhir Iran, dan sekarang jadi tokoh oposisi. Dalam konferensi pers di Jerman itu, dia ngomong cukup keras. Dia menyerukan negara-negara Barat biar ikut perang yang dikobarkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Nggak cuma itu. Dia juga ngritik pemerintah Jerman. Katanya, selama kunjungannya ke Berlin, pemerintah Jerman memilih untuk nggak ngadain pertemuan sama dia. Ya, mungkin ada alasan diplomatik atau apa, tapi dia jelas kecewa.
Editor: Redaksi MuriaNetwork
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dengan Purnawirawan TNI di Kemhan
Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jurang Jembatan Cangar, Kedua Kalinya dalam Sebulan
Kevin Diks Pulih dari Cedera, Siap Bela Borussia Monchengladbach Lawan Wolfsburg
Mojtaba Khamenei Peringatkan Perang Psikologis Musuh yang Targetkan Persatuan Nasional Iran