MOJOKERTO Hari Kamis itu, udara di kawasan Jembatan Cangar terasa biasa saja. Tapi menjelang sore, suasana berubah jadi mencekam. Seorang pemuda nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas jembatan, jatuh ke dasar jurang, dan tewas di tempat.
Korban diketahui bernama Dandy Pratama Wahyu. Umurnya baru 20 tahun. Ia warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Kejadian ini sontak menggegerkan pengguna jalan yang melintas, juga petugas jaga hutan yang sedang berjaga di sekitar lokasi.
Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan seorang pengendara yang melaju dari arah Jombang menuju Kota Batu. Di atas jembatan, ia melihat sandal tergeletak. Tak jauh dari situ, ada sepeda motor tanpa plat nomor terparkir di pinggir jalan. Sepi. Tanpa pemilik.
“Saya penasaran, lalu melihat ke bawah jembatan. Di antara sela-sela batu sungai, ada sesosok tubuh. Sudah tidak bergerak,” ujar saksi mata di lokasi.
Korban ditemukan dengan luka parah di kepala dan sekujur tubuh. Wajar saja, ketinggian jembatan mencapai puluhan meter. Benturan dengan bebatuan di dasar jurang pasti sangat keras.
Roby, petugas Jagawana Tahura Raden Suryo, sempat melihat korban sebelum semuanya terjadi. Waktu itu, Dandy berdiri sendiri di atas jembatan. Wajahnya tenang, matanya kosong menatap pepohonan di sekeliling.
“Saya lihat dia sendirian. Tapi saya tinggal sebentar ke pos jaga. Pas balik, eh malah ada laporan dia sudah lompat,” kata Roby, suaranya penuh sesal.
Tim gabungan dari Jagawana Tahura, polisi, dan BPBD Kota Batu langsung turun ke dasar jurang. Medannya terjal, cukup menyulitkan proses evakuasi. Butuh waktu dan tenaga ekstra untuk mengangkat jasad korban ke atas.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Dandy langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Batu untuk diautopsi. Polisi masih mendalami apa yang mendorong pemuda asal Lumajang ini mengambil langkah nekat.
Yang bikin miris, ini bukan kejadian pertama. Dalam kurun waktu 14 hari terakhir, Jembatan Cangar sudah dua kali jadi lokasi bunuh diri. Sebelumnya, seorang pemuda asal Mojokerto juga tewas dengan cara yang persis sama.
Masyarakat diimbau untuk lebih peka. Peduli pada kondisi mental orang-orang terdekat. Jika melihat aktivitas mencurigakan di area jembatan, segera laporkan ke petugas. Jangan sampai tragedi serupa terulang lagi.
Catatan Redaksi:
Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pemikiran serupa, segera hubungi layanan kesehatan mental atau profesional di rumah sakit terdekat.
Artikel Terkait
Ribuan Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Marunda untuk Cegah Abrasi dan Mitigasi Iklim
263 Napi High Risk dari Enam Daerah Dipindahkan ke Nusakambangan untuk Pembinaan Maksimum
Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Baru Korupsi Batu Bara Ilegal PT AKT, Termasuk Kepala KSOP Rangga Ilung
Konsul Jenderal RI Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem Madinah