Raffi Ahmad, sang Utusan Khusus Presiden, bertemu langsung dengan Menteri Desa Yandri Susanto di kantornya, Kamis lalu. Pertemuan itu bukan sekadar formalitas. Dari obrolan mereka, muncul sebuah ide yang cukup menarik: audisi khusus Gen-Z untuk pemuda desa se-Indonesia.
Yandri terlihat antusias. Menurutnya, sosok seperti Raffi punya daya tarik dan pengaruh yang kuat di kalangan anak muda. Kolaborasi ini diharapkan bisa jadi pintu masuk untuk membina generasi muda desa. Tujuannya jelas: agar mereka makin melek teknologi dan bisa memanfaatkannya untuk memajukan kampung halaman.
"Hari ini luar biasa," ujar Yandri Susanto.
"Kita dapat kunjungan dari Utusan Khusus Presiden. Sebenarnya, kami sudah dari awal banyak bekerja sama dengan beliau, dengan berbagai terobosannya untuk membangun desa," jelasnya.
Ia kemudian menambahkan, "Nantinya, dalam waktu dekat, kita akan kolaborasi luar biasa. Targetnya, diikuti pemuda seluruh Indonesia."
Agenda besar ini rencananya akan menjangkau masyarakat desa di mana saja. Yandri punya keyakinan sendiri. Dengan pembinaan yang tepat, anak-anak muda dari desa bisa tumbuh jadi sosok yang lebih produktif dan punya rasa tanggung jawab. Mereka lah yang nantinya akan mengubah potensi desa, membuatnya lebih maju dan tentu saja, lebih sejahtera.
Di sisi lain, menteri itu juga melihat peluang lain yang lebih jauh. Pembinaan generasi muda bukan cuma soal keterampilan teknis. Ini adalah investasi untuk melahirkan calon-calon pemimpin pembangunan desa di masa depan. Pemikiran mereka yang segar dan mutakhir bisa menjadi energi baru, sebuah suntikan semangat untuk keberlanjutan pembangunan.
Zaman sekarang memang berbeda. Generasi muda begitu akrab dengan derasnya arus informasi dan lompatan teknologi. Nah, kondisi itu justru dilihat Yandri sebagai modal berharga. Ia meyakini, hal itulah yang bisa mendorong anak muda untuk lebih peduli dan turun tangan langsung membangun desanya.
"Intinya, kita ingin menggugah para pemuda desa," pungkas Yandri menegaskan.
"Agar mereka lebih aktif dan inovatif. Rencananya, kita akan buat audisi Gen-Z. Itulah yang akan kita garap bersama dengan UKP Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni ini."
Artikel Terkait
Pendaftaran Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Tahap Kedua Dibuka, Baznas DKI Siapkan Pelatihan Komprehensif
BBPOM Mataram Ungkap Jaringan Distribusi Tramadol dari Jawa Barat ke Lombok Timur via TikTok
Andre Rosiade Resmikan Dua Asrama Mahasiswa Minang di Yogyakarta, Siap Jadi Pusat Pembinaan Budaya dan Karakter
Kemendikdasmen Buka Penjaringan Guru Belum Bersertifikat Pendidik untuk Percepatan PPG 2026