Dalam retret kabinet di Hambalang, Bogor, Selasa lalu, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana melaporkan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporannya tak cuma soal capaian, tapi juga menyinggung sejumlah kendala teknis yang muncul. Yang cukup disoroti, ternyata masih ada temuan kasus di lapangan sepanjang Desember 2025.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang hadir dalam kesempatan itu kemudian memberikan penjelasan kepada awak media.
"Menurut catatan dari Kepala BGN di bulan Desember masih ada kurang lebih 15 kejadian," ujar Prasetyo.
Merespons laporan itu, Presiden Prabowo langsung memberi arahan. Intinya, dia minta disiplin prosedur ditingkatkan. Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi di tahun ini. Prabowo ingin semua pihak bekerja lebih maksimal.
Artikel Terkait
Bank Woori Saudara Genjot Pertumbuhan Bisnis Lewat Strategi Kemitraan
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional
Anthropic Tuduh Tiga Perusahaan AI China Curi Data untuk Latih Model
Indonesia dan Arm Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kuasai Teknologi Desain Chip