Gudang di Pulo Gebang Ludes Terbakar, 80 Personel Dikerahkan

- Selasa, 21 April 2026 | 08:55 WIB
Gudang di Pulo Gebang Ludes Terbakar, 80 Personel Dikerahkan

Kepulan asap tebal tiba-tiba memenuhi langit dini hari di kawasan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur. Sebuah gudang di Jalan Komarudin Lama dilalap si jago merah, membuat warga sekitar panik.

Menurut laporan, kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul empat pagi lebih sedikit. Cukup cepat, respon pun datang. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengerahkan tidak tanggung-tanggung: 80 personel dengan 15 unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan kronologinya.

"Pukul 04.05 WIB petugas menerima informasi dari warga yang menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 terkait adanya kebakaran," ujar Abdul.

Ia menambahkan, "Total sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dan 80 personel dari wilayah Jakarta Timur dikerahkan untuk mengatasi kobaran api."

Namun begitu, ternyata alarm pertama justru datang dari seorang marbut masjid. Dialah yang pertama kali melihat asap sudah membubung tinggi dari arah gudang. Tanpa pikir panjang, sang marbut langsung mengambil inisiatif. Ia mengumumkan kejadian itu lewat pengeras suara masjid, meminta bantuan warga sekitar.

Warga pun bergerak cepat, melaporkan kejadian tersebut ke petugas. Unit pertama dari Sektor VI Cakung, lima mobil pemadam, segera meluncur.

Tim berhasil tiba di lokasi hanya enam menit kemudian, pukul 04.11 WIB. Operasi pemadaman pun segera dimulai. Hanya berselang satu menit, tepat pukul 04.12 WIB, upaya menghentikan si jago merah sudah dilakukan.

Kerja keras mereka membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan dan dilokalisir sekitar pukul 04.46 WIB. Kabar baiknya, kobaran api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

"Api berhasil dilokalisir pada pukul 04.46 WIB, sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi," jelas Abdul Wahid.

Pemadaman dinyatakan selesai pukul 04.58 WIB. Tapi pekerjaan belum usai. Tahap pendinginan masih dilakukan cukup lama, hingga pukul 06.45 WIB, untuk memastikan benar-benar tak ada bara tersisa yang bisa menyala kembali.

Sayangnya, apa penyebab pastinya masih jadi tanda tanya. Tim masih melakukan penyelidikan mendalam. Soal kerugian materiil, nilainya juga masih dalam proses pendataan.

"Kerugian materiil juga masih dalam pendataan petugas terkait," katanya.

Di tengah semua kekacauan dan kepanikan warga itu, ada satu hal yang patut disyukuri: tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebuah gudang mungkin hangus, tapi nyawa selamat.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar