Mexico City – Suasana yang biasanya dipenuhi decak kagum wisatawan di kompleks piramida Teotihuacan, Senin (20/4/2026), berubah jadi mencekam. Dentuman tembakan tiba-tiba menggema, memecah kesunyian situs purba yang megah itu. Seorang turis perempuan asal Kanada tewas dalam insiden penembakan yang juga melukai empat orang lainnya.
Menurut keterangan pejabat keamanan, seorang pria bersenjata membuka tembakan di area wisata itu. Kekacauan pun tak terhindarkan.
Pelaku kemudian diduga mengakhiri hidupnya sendiri di lokasi. Kabinet keamanan Meksiko mengonfirmasi hal ini, seperti dilaporkan CBS News sehari setelah kejadian.
Rekaman video yang beredar dan sudah diverifikasi beberapa media memperlihatkan gambaran yang mengerikan. Seseorang terlihat membawa senjata api di sekitar Piramida Bulan. Video lain bahkan menangkap suara tembakan yang jelas, sementara pengunjung di bawah sana berhamburan mencari perlindungan.
Korban jiwa bukan satu-satunya duka. Selain empat orang yang terluka akibat tembakan, setidaknya dua pengunjung lain cedera karena terjatuh saat panik menyelamatkan diri. Saat tim berwenang tiba, mereka menemukan senjata api, sebilah pisau, serta sejumlah amunisi di tempat kejadian.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum langsung menyampaikan belasungkawa.
“Apa yang terjadi di Teotihuacan hari ini sangat menyedihkan. Saya menyampaikan solidaritas kepada para korban dan keluarga mereka,”
Begitu pernyataan resminya. Pemerintah juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Kanada untuk menangani dampak tragedi ini.
Teotihuacan sendiri bukan sembarang tempat. Situs arkeologi yang terletak sekitar 50 kilometer di utara Mexico City ini adalah magnet wisatawan, menarik jutaan orang setiap tahunnya untuk menyaksikan kemegahan piramida Matahari dan Bulan. Insiden berdarah di tengah pusat peradaban kuno itu tentu meninggalkan luka yang dalam.
Artikel Terkait
Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok, Dua Pelaku Ditangkap, Lima Lainnya Diburu
Gempa 7,4 SR dan Peringatan Tsunami di Jepang, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Korban
Remaja 16 Tahun Nyaris Buta Usai Disiram Air Keras dalam Tawuran di Johar Baru
Israel Minta Maaf atas Insiden Prajurit Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Selatan