Guru PKN di Purwakarta Maafkan Siswa yang Acungkan Jari Tengah

- Senin, 20 April 2026 | 14:20 WIB
Guru PKN di Purwakarta Maafkan Siswa yang Acungkan Jari Tengah

Video itu sudah menyebar kemana-mana di media sosial sebelum Bu Atun mengetahuinya. Guru PKN SMAN 1 Purwakarta itu, Syamsiah, baru tersadar ada rekaman aib dimana seorang siswa mengacungkan jari tengah padanya usai jam pelajaran. Sungguh perlakuan yang tak pantas. Meski begitu, ia sudah memaafkan.

“Saya manusiawi kalau saya sedih,” ujarnya, yang akrab disapa Bu Atun.

“Tapi keimanan saya tidak akan dirusak oleh rasa sedih, dan sakit manusiawi itu. Justru keimanan itulah yang mengobati luka hati saya. Saya ingin anak-anak saya selamat dunia akhirat. Itu yang ada di hati saya.”

Peristiwa memalukan itu terjadi Kamis lalu, melibatkan sembilan siswa kelas IX IPS. Yang membuatnya tambah sakit, Bu Atun sama sekali tak sadar sedang direkam. Tapi reaksinya justru penuh keteladanan. Alih-alih marah besar atau mengancam melapor, ia memilih jalan lain: memaafkan dan mendoakan.

Baginya, tugas guru ya membimbing. Bukan menghakimi.

“Saya sudah sangat memaafkan, bahkan mendoakan,” tegasnya.

“Mereka juga menangis menyadari kesalahannya. Kewajiban saya sebagai guru adalah memaafkan agar mereka bisa menjadi generasi yang berakhlak.”

Jadi, melaporkan siswa-siswanya? Tak ada niat sedikit pun. Fokusnya cuma satu: memperbaiki perilaku anak didik itu. Menurut sejumlah saksi, para pelaku memang sudah menyesal dan meminta maaf. Bu Atun melihat itu sebagai sebuah awal yang baik. Ia berharap insiden pahit ini justru jadi pelajaran berharga untuk tumbuh kembang mereka ke depan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar