Jakarta - Situasi geopolitik global memang lagi panas, apalagi dengan konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah. Tapi, jangan khawatir. PT Pertamina (Persero) memastikan komitmennya untuk menjaga pasokan energi dalam negeri tetap stabil dan aman. Mereka terus memantau perkembangan dunia, sambil menjalankan berbagai langkah strategis.
Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina punya tanggung jawab besar. Mereka tak hanya mengandalkan produksi dalam negeri, tapi juga mencari sumber dari berbagai wilayah lain. Tujuannya satu: memastikan kebutuhan energi masyarakat Indonesia tercukupi dengan baik.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron, memberikan penjelasan pada Minggu (19/4).
"Melalui strategi optimalisasi produksi serta diversifikasi, saat ini pasokan energi secara nasional berada dalam kondisi aman, dan operasional berjalan lancar," ujarnya.
Lalu, bagaimana dengan distribusinya? Untuk wilayah-wilayah padat seperti DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, dan Jawa Tengah, kelancarannya sangat bergantung pada operasional Integrated Terminal Jakarta (ITJ). Terminal ini ibarat jantungnya penyangga, karena mengintegrasikan Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok, dan LPG Terminal Tanjung Priok. Fasilitasnya juga lengkap, ada dermaga khusus Jetty PMG untuk kapal-kapal pengangkut bahan cair.
Soal pasokan di terminal raksasa itu, I Nyoman Adi Pradana, Integrated Terminal Manager Jakarta PT Pertamina Patra Niaga, angkat bicara.
"Sebagian besar pasokan BBM dan LPG untuk Integrated Terminal Jakarta berasal dari kilang milik Pertamina yakni Refinery Unit Balongan dan Refinery Unit Cilacap," kata Nyoman.
Di sisi lain, Pertamina juga punya peran penting dalam menjaga harga. Mereka berupaya mendukung kestabilan ekonomi nasional dengan menjaga harga BBM di dalam negeri agar tetap terjangkau. Semua infrastruktur logistik dan rantai pasok dipastikan dalam kondisi prima, siap melayani kebutuhan masyarakat tanpa hambatan.
Namun begitu, situasi global yang tidak menentu ini memerlukan peran serta semua pihak. Baron pun mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif.
"Satu hal yang penting adalah perilaku bijak energi, dimulai dari saat ini dan dari lingkup terkecil dari lingkungan, mari pergunakan energi sesuai keperluan demi keberlanjutan di masa datang," imbau Baron.
Intinya, di tengah segala ketidakpastian dunia, Pertamina berusaha keras. Komitmen mereka jelas: menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan harga, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Semua upaya terintegrasi itu dilakukan agar ketahanan energi nasional benar-benar kuat.
Artikel Terkait
Korlantas Polri Gunakan Drone ETLE untuk Awasi Lalu Lintas Kemala Run 2026 di Gianyar
Getaran Misterius Guncang Tiga Blok di Desa Cipanas Cirebon, Warga Panik
NEXT Indonesia Center: Ekonomi 2026 Masih Berpeluang Tumbuh di Atas 5 Persen
Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu Ancam Ekosistem Perairan Indonesia