Kebakaran Besar Landa Kilang Minyak Penting di Geelong, Pasokan Energi Australia Terancam

- Kamis, 16 April 2026 | 16:25 WIB
Kebakaran Besar Landa Kilang Minyak Penting di Geelong, Pasokan Energi Australia Terancam

Api berkobar besar di salah satu kilang minyak Australia, Rabu malam lalu. Kejadiannya sekitar pukul 11 malam waktu setempat, tepatnya di fasilitas Viva Energy Group yang letaknya dekat Geelong, Victoria. Ini bukan insiden kecil kilang itu adalah satu dari hanya dua yang masih aktif di seluruh negeri.

Hingga Kamis pagi, situasinya masih tegang. Petugas pemadam kebakaran Victoria mengakui api belum sepenuhnya bisa dikendalikan. "Api belum sepenuhnya dapat dikendalikan, meski saat ini masih terbatas di area fasilitas," begitu bunyi pernyataan resmi mereka. Syukurlah, tidak ada korban jiwa. Semua pekerja berhasil dievakuasi dengan selamat.

Seorang warga, Ronnie Hayden, memberi kesaksian pada ABC. Ia menyebut ada sekitar 100 orang yang sedang bekerja saat kejadian.

"Semuanya berhasil menyelamatkan diri tanpa cedera," katanya.

Meski begitu, ancaman bagi warga sekitar nyata. Otoritas langsung mengimbau ratusan ribu penduduk Geelong sekitar 300.000 jiwa untuk tetap di dalam rumah. Mereka diminta menutup jendela dan pintu rapat-rapat, serta mematikan sistem pendingin dan pemanas udara. Kota pelabuhan yang biasanya ramai itu mendadak sunyi, dikepung asap dan kekhawatiran.

Di sisi lain, upaya pemadaman terus berjalan. Pihak berwenang akhirnya sedikit menarik napas lega dan menurunkan tingkat peringatan pada Kamis pagi. Mereka menyatakan "kebakaran masih ditangani, tetapi tidak ada ancaman bagi masyarakat." Tapi jangan salah, api belum padam. Wali Kota Geelong, Stretch Kontelj, menggambarkan ini sebagai kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia memperkirakan pemadaman masih akan berlangsung berjam-jam ke depan.

Soal penyebab, kebakaran disebut melibatkan bahan bakar cair dan gas di unit produksi bensin. Scott Wyatt, CEO Viva Energy, menjelaskan sebagian besar unit lain di kilang masih berjalan, meski dengan kapasitas minimal demi keamanan.

"Kami hanya akan kembali meningkatkan produksi setelah yakin itu bisa dilakukan dengan aman," tegas Wyatt kepada para wartawan.

Ini masalah besar bagi pasokan energi. Kilang Corio begitu fasilitas ini biasa disebut bukan main perannya. Ia memasok lebih dari separuh kebutuhan bahan bakar Victoria dan sekitar 10% untuk seluruh Australia. Kapasitas olahnya mencapai 120.000 barel minyak per hari. Gangguan di sini langsung menggoyang ketahanan energi negara yang sudah rapuh, mengingat Australia mengimpor 90% bahan bakar olahannya.

Menteri Energi Chris Bowen mencoba memberi penjelasan. Kepada Nine News, ia menyebut produksi bahan bakar pesawat dan diesel masih berjalan, walau dengan level lebih rendah sebagai langkah pencegahan.

"Saat ini, produksi bahan bakar pesawat dan diesel masih berjalan di kilang, namun pada tingkat yang lebih rendah demi alasan keselamatan sebagai langkah pencegahan," ujarnya.

Bowen juga menyebut insiden ini tampaknya kecelakaan belaka. Tentu saja penyelidikan mendalam akan dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.

Kilang itu masih membara. Warga masih waspada. Dan Australia sekali lagi diingatkan betapa gentingnya situasi pasokan energi mereka.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris.

Diadaptasi oleh Ausirio Sangga Ndolu.

Editor: Muhammad Hanafi.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar