Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia, Bestari Barus, lagi-lagi buka suara soal gelombang pendatang baru ke partainya. Menurutnya, bakal ada banyak lagi nama yang menyusul bergabung ke PSI pimpinan Kaesang Pangarep. Tapi siapa saja? Itu dia yang masih disimpan rapat-rapat.
"Ya nggak mungkin dong saya sampaikan (dari partai mana)," ujar Bestari saat dihubungi Kamis lalu.
Meski begitu, dia memberi kode. "Saya sudah isyaratkan bahwa Rusdi Masse itu hanya satu dari 15 sampai 20 lagi," sambungnya.
Jadi, kurang lebih segitu jumlahnya yang lagi antre. Bestari bilang, minat untuk gabung dengan PSI memang lagi tinggi-tingginya. Bahkan, mantan politikus NasDem ini menyebut para calon pendatang itu cuma lagi nunggu timing yang pas aja. Soalnya, kalau diumbar sekarang, ya waswas. Bisa-bisa mereka dipecat duluan dari partai asalnya.
"Tapi saya mengisyaratkan bahwa apa, Grace juga menyampaikan bahwa ya, ya seperti itu," katanya.
Lalu dia menambahkan, "Tapi nggak mungkin kemudian kita buka gitu, kasihan nanti dipecat dari sana."
Menurut Bestari, fenomena pindah partai ini sebenarnya hal biasa. Apalagi di masa-masa peralihan seperti sekarang ini, selepas Pemilu. "Dan itu hal yang biasa-biasa aja," katanya santai. "Karena transfer politisi itu pada saat adanya apa itu kan biasa saja ya. Pada musim-musim kampanye itu biasa aja. Si anu pindah ke sana, si ini pindah ke sini, pindah ke sini, itu biasa itu."
Di sisi lain, Bestari punya harapan besar. Dia berharap mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mau juga bergabung. Keyakinannya sih, kehadiran ayah Wapres Gibran itu bakal bawa efek berlipat ganda buat PSI. "Dan kita berharap Pak Jokowi segera bergabung. Dan membawa multiplier effect," ucapnya penuh harap.
Alasannya sederhana: rating Jokowi masih tinggi. "Soalnya kan bukan apa-apa, approval rating-nya masih tinggi ya. Masih, waduh luar biasa itu kan," imbuh Bestari. "Mudah-mudahan sukses yang ingin dicapai itu betul-betul dapat diwujudkan."
Sebelumnya, Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie juga sudah sempat singgung soal ini. Dia bilang, makin banyak kader dari luar yang tertarik jadi bagian PSI. Angkanya terus naik seiring pembentukan kepengurusan dari level desa.
"Banyak, banyak dan terus bergabung masalahnya itu jadi angkanya terus bergerak," kata Grace di acara Konsinyering PSI di Slipi, Jakarta Barat, Minggu lalu.
Artikel Terkait
Kopassus di Usia 74 Tahun Hadapi Tantangan Perang Hibrida dan Operasi Multidomain
Pengadilan Militer Terima Berkas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Polisi di Tabalong Dorong Ekonomi Desa Lewat Ternak Kambing dan Kerajinan Pelepah Pisang
ASUS Zenbook Duo 2026 Hadir dengan Prosesor Intel Panther Lake dan Fokus AI Lokal