Washington. Rupanya, kritik Paus Leo XIV soal perang di Timur Tengah masih terus membekas bagi Donald Trump. Mantan presiden AS itu tampaknya belum bisa melupakan ucapan sang pemimpin Katolik. Bahkan, ia justru semakin memperuncing perseteruan.
Lewat akun Truth Social-nya, Trump kembali melontarkan pernyataan yang menyasar Paus Leo, kali ini terkait Iran. Ia mengklaim bahwa dalam dua bulan terakhir, tak kurang dari 42.000 demonstran tak bersenjata telah tewas di negara tersebut. Trump juga menegaskan penentangannya yang keras terhadap kemungkinan Iran memiliki senjata nuklir.
Di sisi lain, tanggapan Paus Leo justru terkesan menghindari konfrontasi langsung. Saat sedang dalam penerbangan menuju Aljir untuk memulai tur Afrika, ia dimintai tanggapan. Dengan nada tenang, Paus memilih untuk tidak berdebat.
Semua ini berawal dari saling serang pernyataan dalam beberapa hari terakhir. Awalnya, Paus Leo mengkritik keras ancaman Trump untuk ‘menghancurkan peradaban Iran’, menyebutnya sebagai sesuatu yang tak bisa diterima. Ia juga mendesak para pemimpin global menghentikan kekerasan, dan memperingatkan bahaya ‘khayalan kemahakuasaan’.
Tak hanya itu, Paus bahkan sempat mempertanyakan kebijakan imigrasi era Trump dengan nada sinis. “Saya tidak tahu apakah itu pro-kehidupan,” katanya suatu kali.
Artikel Terkait
Tokoh dan Ulama Indonesia Serukan Perdamaian Timur Tengah untuk Jamin Keamanan Haji 2026
Kemenpora dan PSSI Bahas Uji Coba Timnas Indonesia Melawan Prancis
Mendagri Apresiasi Program Bedah 21.000 Rumah Tak Layak Huni di Papua
PAM JAYA Bagikan 270 Toren Air Gratis ke Warga Jakarta Utara