Uniknya, saat penggerebekan juga ada sejumlah perempuan di lokasi. Namun polisi dengan cepat memastikan bahwa mereka hanyalah teman para tersangka dan tidak terlibat dalam pesta narkoba apalagi aksi kejahatan. "Tapi mereka tidak ikut," imbuh Roby.
Lima orang yang kini meringkuk itu adalah F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Masing-masing punya peran dalam aksi brutal yang terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, pada Kamis (2/4) dini hari itu. Ada yang bertugas menabrak dan memukul korban, ada yang merampas barang, dan ada pula yang berjaga mengawasi situasi sekitar.
Aksi mereka viral setelah terekam CCTV. Bimo, sang korban, dikeroyok dan ditendang hingga terluka. Motor dan ponselnya pun lenyap dibawa kabur.
Meski lima pelaku utama sudah ditangkap, ceritanya belum selesai. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa masih ada empat orang lagi yang masuk dalam daftar buruan.
"Kami masih memburu empat orang lainnya yang diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi," tegas Budi pada Selasa (14/4).
Jadi, meski satu babak telah usai, operasi penyelidikan masih terus berlanjut.
Artikel Terkait
Kepala IAEA Peringatkan Peningkatan Serius Kapabilitas Nuklir Korea Utara
Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kerja ke Rusia dan Prancis
Taman Fatahillah Ditutup Sementara untuk Ibadah Paskah, Museum Tetap Buka
Iran Tuntut Kompensasi US$270 Miliar dari AS, Israel, dan Lima Negara Tetangga