Menurut Henik, fokus patroli sebenarnya lebih luas. Bukan cuma buat mengantisipasi balap liar, tapi juga mencegah tawuran atau kejahatan jalanan macam begal dan pencurian motor. “Situasi di beberapa titik terpantau aman dan kondusif sebelum akhirnya petugas menemukan aktivitas balap liar,” jelasnya.
Namun begitu, aksi balap liar ini tetap jadi perhatian serius. Dia menilai aksi itu berpotensi besar membahayakan keselamatan orang lain. Makanya, patroli akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam kritis seperti malam hingga dini hari.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas, termasuk balap liar yang meresahkan dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegas Henik.
Harapannya jelas: memberi efek jera. Sekaligus menciptakan rasa aman buat warga. Masyarakat pun diimbau untuk proaktif. Kalau lihat aktivitas mencurigakan, segera hubungi polisi melalui call center 110. Laporan dari warga, kata dia, sangat membantu agar penindakan bisa dilakukan lebih cepat.
Artikel Terkait
Mantan Dosen UIN Malang, Imam Muslimin, Dimakamkan di Blitar
Ekskavator Lintasi Tenda Hajatan di Sleman Demi Akses Renovasi Masjid
Indonesia Re Kembangkan Asuransi Parametrik untuk Percepat Pemulihan Pascabencana
Kemenhaj Beri Batas Akhir Distribusi Koper Jemaah Haji 17 April