Gempa Dangkal Magnitudo 2,3 Guncang Kendari, Tidak Ada Laporan Kerusakan

- Selasa, 14 April 2026 | 10:15 WIB
Gempa Dangkal Magnitudo 2,3 Guncang Kendari, Tidak Ada Laporan Kerusakan

Kota Kendari diguncang gempa pada Senin malam lalu. Tepatnya pukul 23.39 WITA, getaran dengan magnitudo 2,3 terasa di wilayah tersebut. Menurut analisis BMKG Kendari, penyebabnya adalah aktivitas sesar aktif.

“Wilayah Kendari diguncang gempa bumi tektonik,” jelas Nasrol Adil, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, seperti dilansir Antara pada Selasa (14/4/2026).

Nasrol memaparkan lebih detail. Episenter gempa, katanya, terletak di koordinat 4,12 derajat Lintang Selatan dan 121,61 derajat Bujur Timur.

“Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 kilometer tenggara Kendari, pada kedalaman lima kilometer,” ujarnya.

Nah, dengan kedalaman hanya lima kilometer itu, gempa ini masuk kategori dangkal. Pemicunya diduga kuat berasal dari aktivitas Sesar Kendari, khususnya segmen sentralnya. Intinya, bumi bergerak lagi.

Lalu, seberapa kuat guncangannya? Berdasarkan peta shakemap dan laporan warga, getaran ternyata dirasakan hingga Moramo di Kabupaten Konawe Selatan. Skalanya mencapai II MMI.

“Atau getaran dirasakan nyata dalam rumah,” sebut Nasrol menggambarkan intensitasnya.

Bagusnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan. BMKG juga terus memantau.

“Hingga pukul 00.10, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan,” ungkapnya memberi kabar yang cukup menenangkan.

Di akhir pernyataannya, Nasrol mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan ketenangan. Dia mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan informasi berasal dari sumber resmi.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," tegasnya.

Informasi valid itu bisa diakses lewat situs web BMKG, aplikasi mobile mereka, atau akun media sosial @infoBMKG. Intinya, jangan mudah panik dan cek fakta ke sumber yang benar.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar