Rani Mauliani Soroti Penanganan Premanisme di Tanah Abang: Butuh Solusi Sistemik, Bukan Gebrak Sesaat

- Selasa, 14 April 2026 | 07:35 WIB
Rani Mauliani Soroti Penanganan Premanisme di Tanah Abang: Butuh Solusi Sistemik, Bukan Gebrak Sesaat

Peran Aparat dan Penataan Ruang

Di sisi lain, pengawasan lapangan dinilainya harus lebih masif. Rani menekankan pentingnya kehadiran petugas gabungan secara terpadu dan rutin di lokasi-lokasi rawan, bukan cuma datang saat ada laporan.

“Kehadiran Dishub dan Satpol PP harus diperkuat, jangan insidental. Patroli berkala di titik rawan akan bikin efek jera. Sekaligus bikin sopir dan masyarakat merasa aman,” ujarnya.

Selain pengawasan, penataan ruang juga kunci. Pemprov, menurutnya, harus menetapkan titik mangkal resmi untuk bajaj dan angkutan sejenis.

“Kalau sudah ada zonanya yang jelas dan legal, dilengkapi rambu, peluang oknum menguasai wilayah jadi kecil. Mereka nggak bisa semena-mena klaim tempat,” lanjut Rani.

Kolaborasi dengan aparat penegak hukum, terutama kepolisian, mutlak diperlukan. Menurut sejumlah saksi, aksi premanisme kerap berulang karena tidak ada tindak lanjut yang tegas.

“Sinergi dengan polisi penting untuk menindak tegas, apalagi kalau ternyata ada jaringannya. Masyarakat dan sopir juga butuh kanal pengaduan yang cepat, lewat aplikasi atau hotline. Respons yang cepat bisa mencegah kejadian kecil jadi kebiasaan yang mendarah daging,” jelas Rani menutup pembicaraan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar