Pihak berwenang mengaku pola kecelakaannya tak berubah banyak. Perilaku ugal-ugalan di jalan masih jadi biang keladi. "Ngebut dan menyetir dalam kondisi mabuk tetap menjadi penyebab utama," begitu kira-kira penjelasan mereka.
Dengan situasi seperti ini, perkiraan Kementerian Perhubungan jadi mencemaskan. Mereka memproyeksikan sekitar 10,65 juta kendaraan akan memadati arus masuk dan keluar Bangkok dalam rentang 10 hingga 19 April. Bayangkan saja keramaiannya.
(hsy/hsy)
Artikel Terkait
Anwar Usman Purnabakti dari MK: Setiap Putusan Menambah Musuh
Pemutakhiran Data Bansos 2026: 11.014 Keluarga Dicoret, 25.665 Ditambahkan
Kemensos Gandeng Perusahaan Jepang Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Jadi Caregiver
AS dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Jadi Kemitraan Utama