Kedua korban terpelanting dan masuk ke kolong bus.
“Akibat kejadian ini, tubuh kedua pengendara sepeda motor masuk ke kolong kendaraan bus hingga mengalami luka-luka sangat parah,” sebut AKBP Ojo Ruslani lagi, menggambarkan kerasnya benturan.
Nyawa ERJ tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses lebih lanjut.
Adapun putrinya, DF, sempat dibawa dengan kondisi kritis untuk mendapat pertolongan medis.
Sayangnya, usaha tim dokter di RSUD Pasar Rebo tak membuahkan hasil. “Sedangkan penumpang sepeda motor DF meninggal dalam perawatan di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur,” pungkas Ojo, menutup pernyataannya.
Kecelakaan ini kembali menyisakan duka mendalam dan pertanyaan tentang keselamatan di ruas jalan yang padat, terutama di sekitar terminal.
Artikel Terkait
Mantan Ajudan Gubernur Riau Gugat KPK Rp 11 Miliar
Kemensos dan Kemenkop Sinergi Ajak Penerima Bansos Bekerja di Koperasi
Cuaca Ekstrem Tak Ganggu Pasokan Ikan di Banjarmasin Berkat Cold Storage
Truk Angkut Limbah Besi Tabrak 8 Kendaraan di Bekasi, Diduga Gagal Rem