"Karena kami lihat sebetulnya sudah bagus, pemberitaannya juga bagus, tapi barangkali mungkin harus ada indikator bagaimana sehingga nanti ke depannya bisa semakin memperbaiki supaya rakyat lebih mudah mencernanya," tuturnya lagi.
Di sisi lain, anggota komisi lainnya, Frederik Kalalembang, justru menekankan betapa krusialnya peran KSP. Terutama dalam mengawasi kinerja kementerian dan lembaga di bawah komando Prabowo.
"Kalau saya lihat tugas dan tanggung jawab KSP ini cukup besar karena ada di semua lembaga kementerian, sehingga harus diperkuat di sini adalah kedeputian, jadi Pak Deputi harus benar-benar memonitor gimana pelaksanaan kementerian lembaga," kata Frederik saat menyampaikan pandangannya.
Intinya, di balik kritik yang mengemuka, ada harapan besar agar KSP tak hanya sibuk di permukaan. Lembaga ini diharapkan bisa menjadi pengawal kebijakan yang efektif, sekaligus jembatan komunikasi yang benar-benar dimengerti publik. Rapat itu sendiri berlangsung cukup alot, mencerminkan dinamika pengawasan DPR yang mulai mengeras.
Artikel Terkait
Diskusi Publik Soroti Kebebasan Sipil dan Tantangan Demokrasi di Indonesia
Bupati Tulungagung Tersangka KPK, Diduga Pakai Surat Sakti untuk Paksa Pejabat
Papan Pintar IFP Tingkatkan Antusiasme Belajar Siswa di Pati
Jaksa Agung Mutasi 14 Pimpinan Kejaksaan Tinggi, Termasuk Dirtut Jampidsus