Ekonom Kritik Rencana Pemerintah Tarik PNM dan Whoosh ke Bawah Kemenkeu

- Senin, 13 April 2026 | 04:15 WIB
Ekonom Kritik Rencana Pemerintah Tarik PNM dan Whoosh ke Bawah Kemenkeu

Lalu ada rencana mentransformasi PNM jadi bank UMKM. Wijayanto melihat ini juga bermasalah. Pemerintah, katanya, sudah punya terlalu banyak bank BUMN. Alih-alih bikin bank baru, konsolidasi antar bank yang ada justru lebih masuk akal.

Pandangan senada datang dari Nailul Huda, ekonom Celios. Ia menilai pengambilalihan BUMN oleh kementerian justru bisa merugikan jika perusahaan itu sudah berjalan profesional.

Ia pun mempertanyakan alasan di balik rencana ini. Mandat Kemenkeu kan fiskal, bukan urusan UMKM. “PT PNM buat apa? Jika terkait dengan memperkuat pembiayaan untuk rakyat kecil, ya kembangkan skema yang ada dengan menggunakan instrumen yang sudah terbentuk,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa pembahasan pengambilalihan PNM memang sedang berlangsung. Fokus utamanya adalah menjadikan PNM sebagai bank UMKM. Sementara untuk Whoosh, pembahasan disebutnya sudah rampung dan tinggal menunggu pengumuman resmi.

Rencana ini jelas menuai sorotan tajam. Banyak yang mempertanyakan, apakah langkah ini justru akan mengaburkan peran utama Kemenkeu dan membawa pengelolaan BUMN ke arah yang kurang tepat.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar