"Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat. Jadi kita kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan," tegas Vance.
Di sisi lain, respons dari Tehran terdengar lebih dingin dan sudah mengantisipasi hasil ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, lewat siaran televisi pemerintah IRIB, menyatakan bahwa mustahil berharap terlalu banyak dari satu sesi perundingan.
"Tentu saja, sejak awal, kita seharusnya tidak mengharapkan untuk mencapai kesepakatan dalam satu sesi. Tidak ada yang mengharapkan hal seperti itu," kata Baghaei.
Dengan kata lain, jalan dialog masih terlihat panjang. Dan gencatan senjata yang rentan itu kini menggantung, menunggu langkah berikutnya dari kedua kubu.
Artikel Terkait
Manchester City Hajar Chelsea 3-0, Perburuan Gelar Premier League Makin Sengit
Bantuan Laut ALRI Bantu Ringankan Tekanan Belanda pada Pasukan Ngurah Rai di Bali 1946
Jadwal Salat Kota Bandung untuk Senin, 13 April 2025
Bhayangkara Presisi Hajar Samator 3-0, Lolos ke Final Proliga 2026