Di sisi lain, dampak acara ini diharapkan bakal terasa jauh melingkar. Bukan cuma di meja domino, tapi juga bagi perekonomian lokal Surabaya. Mulai dari transportasi, penginapan, sampai tentunya UMKM kuliner bakal kebagian rezeki. Ray melihat ini sebagai penggerak ekonomi yang riil.
Dukungan untuk turnamen ini juga terbilang solid. PORDI Jatim, KONI, IESPA, hingga Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya turut merangkul. Kolaborasi semacam ini penting buat memperkuat posisi domino sebagai olahraga strategi, sekaligus merangkul komunitas digital dan esports yang semakin berkembang.
Oh ya, buat memeriahkan suasana, panitia juga bakal menghadirkan konser musik dan area kuliner UMKM. Jadi, acaranya nggak bakal kaku dan serius melulu. Diharapkan, pendekatan yang lebih santai dan inklusif ini bisa memperkuat interaksi antar komunitas dan jadi hiburan yang menarik buat masyarakat luas.
Jadi, selain jadi ajang adu strategi, Surabaya Domino Tournament 2026 juga ingin jadi sebuah perayaan. Sebuah langkah awal yang ambisius, tapi penuh dengan rencana yang konkret.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
BMKG: Hujan Ringan Guyur Banyak Wilayah, Waspada Potensi Hujan Petir di Bandung dan Lampung
The Story So Far dan New Found Glory Batal Tampil di Hammersonic 2026
Pengadilan Militer Dengar Eksepsi Tiga Prajurit TNI AD Terdakwa Penculikan dan Pembunuhan
Pelatih Malut United Soroti Ketidakpatuhan Pemain Usai Takluk di Kandang Sendiri