“Kapolri tidak akan ragu menindak bila menemukan ada oknum yang menyimpang dalam penerimaan anggota Polri,” tegasnya.
Di sisi lain, masyarakat juga diajak berperan aktif. Edi Hasibuan, yang pernah duduk di Kompolnas periode 2012-2016, berharap warga turut mengawasi agar prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis betul-betul terwujud. Ia mengingatkan agar keluarga calon peserta tidak mudah tergiur janji calo.
“Jangan percaya calo,” katanya. “Lebih baik persiapkan keluarga mengikuti pelatihan agar lolos seleksi.”
Sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi menambahkan bahwa Polri terus berupaya memperbaiki sistem seleksi ini. Tujuannya jelas: membangun kepercayaan publik bahwa menjadi anggota Polri hanya bisa diraih dengan kemampuan dan integritas, bukan dengan cara-cara yang tidak benar.
Artikel Terkait
Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman Militer dan Krisis Pasokan Medis
Liverpool Hentikan Tren Buruk, Kalahkan Fulham 2-0 di Anfield
Jordan Ivy-Curry Pamit dari IBL, All-Star 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Pameran Nasional Tatah 2026 Digelar di Jakarta untuk Hidupkan Kembali Seni Ukir Jepara