Di Bandung, suasana pagi itu cukup ramai. Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, membuka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI untuk tingkat Jawa Barat. Bagi Ibas, yang ternyata juga kelahiran Bandung, acara ini jauh lebih dari sekadar ajang kompetisi belaka. Ia melihatnya sebagai ruang belajar yang penting untuk membentuk generasi muda yang tak hanya cerdas, tapi juga punya karakter dan berbudaya.
Dalam sambutannya, Ibas menekankan betapa krusialnya kegiatan semacam ini. Menurutnya, ini adalah sarana pembelajaran nilai-nilai kebangsaan yang efektif bagi para pelajar. Momentum seperti ini, lanjutnya, harus dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ujarnya, Sabtu lalu. Ibas, yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, lantas berbicara tentang peran sentral pendidikan. Ia meyakini pendidikan adalah instrumen utama membangun bangsa yang kuat dan damai. Generasi muda, tegasnya, harus terus didorong memandang pendidikan sebagai bekal menghadapi masa depan.
paparnya lebih lanjut.
Di sisi lain, Ibas juga mengaitkan lomba ini dengan pembentukan karakter. Baginya, kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Harus ada keseimbangan dengan penguatan karakter dan budaya, supaya generasi muda tak kehilangan jati diri di tengah arus zaman yang terus berubah.
ungkapnya.
Lebih jauh, Ibas mendorong para peserta untuk tumbuh menjadi generasi tangguh. Generasi yang siap suatu saat nanti melanjutkan estafet kepemimpinan. Ia mengingatkan, menang atau kalah dalam kompetisi bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah proses belajar dan mempererat tali persaudaraan.
Artikel Terkait
Bhutan Jual 9.000 Bitcoin Negara, Cairkan Rp10 Triliun untuk Pembangunan
Indonesia Catat 53,52 Miliar Jam Penggunaan Ponsel, Generasi Alpha di Bawah 13 Tahun Jadi Sorotan
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Terima Rp335 Juta di Pendopo Kabupaten
Liverpool Kembali ke Jalur Kemenangan Usai Taklukkan Fulham 2-0