Lapangan Banteng kembali ramai. Suara musik tradisional dan aroma makanan khas memenuhi udara, menandai gelaran Lebaran Betawi 2026 yang berlangsung dari 10 hingga 12 April. Acara tahunan ini memang lebih dari sekadar pesta. Ia adalah ruang silaturahmi yang hidup, sekaligus upaya nyata untuk menjaga warisan budaya Betawi tetap relevan di tengah gemerlap ibu kota.
Memasuki hari kedua, Sabtu (11/4), kemeriahan tak kunjung surut. Lapangan dipadati pengunjung dari berbagai usia. Di sana-sini, pertunjukan menarik perhatian. Ada yang berhenti menyaksikan gerakan lincah pencak silat, ada pula yang berfoto dengan ondel-ondel yang warna-warni.
Namun begitu, bagi banyak orang, daya tarik utamanya justru ada di deretan tenda makanan. Kuliner autentik Betawi menjadi primadona. Seperti kerak telor, misalnya. Harganya bervariasi, mulai Rp25 ribu untuk telur ayam hingga Rp30 ribu untuk telur bebek.
“Ya, ini menu wajib sih. Ciri khas Betawi banget,” ujar seorang pengunjung sambil menunggu pesanannya matang.
Artikel Terkait
Australia Hajar Brunei 12-0 di Laga Perdana Piala AFF U-17
Iran dan AS Mulai Perundingan Perdamaian Timur Tengah di Islamabad
Polres Lebak Tetapkan Dua Perempuan Tersangka Penistaan Agama
Pria di Pati Robohkan Rumah Sendiri Usai Dengar Mantan Istri Dilamar Pria Lain