Yang membuat hati semakin trenyuh, lima orang di antara korban berasal dari satu keluarga yang sama. Mereka tinggal di sebuah rumah tepat di seberang lokasi SPBE yang terbakar.
Kebakaran itu sendiri pertama kali dilaporkan berkobar pada Rabu malam pukul 21.08 WIB. Butuh waktu berjam-jam bagi petugas untuk benar-benar menguasai situasi. Baru sekitar pukul 03.45 WIB keesokan harinya, Kamis (2/4), api dinyatakan padam.
Jangkauan si jago merah ternyata sangat luas. Tak cuma SPBE, lidah api menjalar dan melahap sedikitnya 19 bangunan di sekitarnya. Rinciannya, 15 rumah tinggal di RT 02 RW 03 ikut menjadi korban, ditambah 4 rumah lagi dan 2 kios di RT 01 RW 03. Bayangkan, dalam hitungan jam, pemandangan di sana berubah total menjadi puing-puing yang menghitam.
Artikel Terkait
Keluarga Laporkan Suami Gadungan yang Klaim Anak Pejabat DPRD Makassar
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan