Fasilitas baru ini nggak cuma sekadar tempat latihan. Visinya lebih jauh lagi. SDC Ditlantas Polda Kalsel ini diproyeksikan jadi pusat pengembangan supir profesional. Bahkan, kabarnya ada peluang kerja sama dengan perusahaan luar negeri yang lagi butuh banyak driver dari Indonesia.
“Nanti akan kita lakukan pengkajian,” pungkas Irjen Agus mengenai hal ini.
“Beberapa perusahaan besar di Jepang itu rencananya mau merekrut 30.000 tenaga driver dari Indonesia. Mungkin nanti Kalimantan Selatan dapat porsi untuk melatih calon-calonnya di sini. Sangat penting ini, untuk mempersiapkan tenaga kerja kita.”
Di sisi lain, SDC yang baru diresmikan ini sudah dinilai mendekati standar ideal. Baik dari segi sarana prasarana maupun kualitas para pelatihnya. Korlantas Polri sendiri berkomitmen bakal terus mendukung untuk menyempurnakan fasilitas tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Kakorlantas juga memberikan pin dan sertifikat bergengsi. Sertifikat safety riding and driving itu berasal dari Bukit Batok Driving Centre (BBDC) Singapura, yang diberikan langsung kepada para Instruktur SDC.
Acara peresmian itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pejabat. Turut mendampingi Gubernur Kalsel Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan. Hadir juga Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Prianto, Wakapolda Kalsel Brigjen Golkar Pangarso, serta Dirlantas Polda Kalsel Kombes Fahri Siregar dan stakeholder terkait lainnya.
Artikel Terkait
KontraS Laporkan Kasus Andrie Yunus ke Bareskrim, Duga Ada Percobaan Pembunuhan
Pemerintah Tegaskan Belum Putuskan Penarikan Pasukan Perdamaian dari Lebanon
Presiden Prabowo Wanti-wanti Bahaya Hoaks dan Fitnah AI di Media Sosial
Projo Serukan Persatuan dan Optimisme Hadapi Gejolak Global