Namun begitu, polisi menyebut ini belum berakhir. David mengaku masih memburu aktor intelektual di belakang layar.
"Kami masih kejar bandar atau aktor intelektual yang menyuruh mereka. Dua tersangka ini kan hanya pelaksana, di atasnya masih ada yang memerintahkan," tegas David.
Di sisi lain, Kompol Andaru Rahutomo dari Kasubbidpenmas menekankan bahwa penindakan saja tidak cukup. Pendekatannya harus komprehensif.
"Kami seimbangkan tindakan tegas dengan upaya pencegahan dan rehabilitasi. Tujuannya agar korban kecanduan bisa sembuh dan kembali hidup normal di masyarakat," ujar Andaru.
Soal barang bukti yang disita, proses pemusnahannya dijamin transparan. Mereka akan dibakar di insinerator dengan diawasi banyak pihak dan tentu saja, melalui uji lab terlebih dahulu.
Polda Metro Jaya berjanji terus bersikap keras pada peredaran narkoba. Masyarakat pun diminta ikut serta. Jika mencium kegiatan mencurigakan, laporkan segera ke hotline 110. Perang melawan narkoba butuh kerjasama semua pihak.
Artikel Terkait
KontraS Laporkan Kasus Andrie Yunus ke Bareskrim, Duga Ada Percobaan Pembunuhan
Pemerintah Tegaskan Belum Putuskan Penarikan Pasukan Perdamaian dari Lebanon
Presiden Prabowo Wanti-wanti Bahaya Hoaks dan Fitnah AI di Media Sosial
Projo Serukan Persatuan dan Optimisme Hadapi Gejolak Global