Tak main-main, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti kunci. Barang-barang itu diharapkan bisa menguatkan proses hukum. Yang disita antara lain satu unit handphone Samsung milik terlapor, sebuah flashdisk berisi video rekaman korban di kamar mandi, serta pakaian yang dikenakan korban saat kejadian sehelai kerudung, baju, dan celana. Dokumen visum juga turut disita.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan momen tertangkap basahnya pelaku sempat beredar. Dalam cuplikan itu, terlihat seorang pria diduga MZ dikerubungi banyak orang sambil tertunduk malu di lokasi kejadian.
Maruli menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan ini secara profesional. Mereka berencana memanggil semua pihak yang mengetahui atau terkait dengan peristiwa itu. Tujuannya jelas: mengumpulkan keterangan dan alat bukti sebanyak-banyaknya.
"Kami akan memanggil para pihak yang mengetahui kejadian ini untuk dimintai keterangan, sehingga penanganan perkara dapat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Di sisi lain, polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak gegabah. Dia meminta publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian," imbuh Maruli.
Proses penyelidikan, untuk saat ini, masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
BGN Klarifikasi Video Viral: Motor Listrik untuk Program MBG, Bukan 70 Ribu Unit
Pria Meninggal Diduga Serangan Jantung di Warung Soto Bogor
Iran Sebut Ancaman Trump Hancurkan Infrastruktur sebagai Omong Kosong yang Arogan
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob Ancam 17 Wilayah di Jawa Tengah