PSM Makassar Terancam Degradasi Usai 26 Pekan di Dasar Klasemen

- Selasa, 07 April 2026 | 10:00 WIB
PSM Makassar Terancam Degradasi Usai 26 Pekan di Dasar Klasemen

PSM Makassar masih saja terperosok di dasar klasemen. Itulah realitas pahit yang harus dihadapi suporter Juku Eja menyisakan delapan laga lagi di BRI Liga 1 2025/2026. Hingga pekan ke-26, mereka cuma mengumpulkan 25 poin dan nangkring di posisi ke-13. Bahkan, hasil imbang 1-1 lawan Persis Solo di kandang sendiri pekan lalu sama sekali tak membantu. Posisi mereka masih sangat rawan, terlalu dekat dengan jurang degradasi.

Kalau mau jujur, masalahnya ada di mana-mana. Tapi yang paling mencolok ya pertahanan itu. Sudah kebobolan 35 kali! Angka itu bahkan lebih buruk dari total sepanjang musim lalu. Mereka cuma menang 5 kali, imbang 10, dan kalah dalam 11 pertandingan. Dengan selisih gol minus lima, jelas ada yang tak beres di garis belakang.

Gaya Baru, Masalah Lama

Perubahan gaya main jadi biang keroknya, mungkin. Di bawah pelatih baru Tomas Trucha, PSM coba main lebih agresif dengan garis pertahanan tinggi. Gaya ini kontras banget dengan era Bernardo Tavares dulu yang lebih mengutamakan pertahanan rapat.

Namun begitu, strategi Trucha itu ibarat pedang bermata dua. Kadang efektif menekan, tapi sering juga meninggalkan celah lebar di belakang yang mudah dibobol lawan. Adaptasinya ternyata tak semudah yang dibayangkan.

Kandang yang Tak Lagi Angker

Ini yang bikin sedih. Stadion Gelora B.J. Habibie seolah kehilangan "tuah"-nya. Sejak November tahun lalu, PSM belum sekalipun menang di depan pendukung sendiri. Bayangkan! Tren buruk ini jadi momok yang harus segera diakhiri kalau mereka ingin selamat.

Masalah personil juga bikin pusing. Victor Luiz, bek asing andalan, sempat absen karena sanksi Komdis PSSI bulan Februari. Ketidakhadirannya jelas mengacaukan koordinasi pertahanan. Walaupun sudah kembali, kerapuhan itu masih sering terlihat.

Delapan Laga Penyelamat

Sisa waktu memang tak banyak. Hanya delapan pertandingan lagi untuk menyelamatkan diri. Situasinya sangat mencekam. PSM cuma unggul 4 poin dari Persis Solo di posisi 15, dan selisihnya cuma 5 angka dari Madura United yang ada di zona merah.

Jika tidak ada perbaikan segera, terutama di laga kandang, bukan mustahil juara Liga 1 2022/2023 itu akan terlempar ke divisi bawah. Tekanannya sekarang benar-benar di pundak Tomas Trucha dan anak-anak asuhnya. Mereka harus bangkit, dan cepat.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar