Rupanya, operasinya lebih kompleks dari yang dibayangkan. Media terkemuka AS, New York Times, mengutip seorang pejabat Washington yang enggan disebut namanya. Mereka melaporkan bahwa tim elit Navy SEAL Team 6-lah yang mendapat tugas berat untuk mengevakuasi sang pilot dari lokasi yang berbahaya.
Ceritanya, saat pasukan khusus AS bergerak mendekati posisi pilot yang terdampar, mereka harus menghadapi halangan. Bom dan tembakan senjata dilancarkan konon untuk menjauhkan pasukan Iran dari area tersebut.
Tapi di sisi lain, narasi dari Tehran sama sekali berbeda. Pihak Iran dengan tegas menyatakan bahwa operasi penyelamatan AS itu gagal total. Mereka bahkan mengklaim berhasil menembak jatuh 2 pesawat dan satu helikopter AS yang terlibat dalam upaya evakuasi tersebut. Klaim yang saling bertolak belakang ini, tentu saja, membuat situasi jadi makin rumit.
Yang jelas, pernyataan Trump telah menambah dimensi baru dalam ketegangan ini. Meski pilotnya sudah diklaim selamat, debat tentang apa yang sebenarnya terjadi di lapangan masih terus bergulir.
Artikel Terkait
BGN Klarifikasi Video Viral: Motor Listrik untuk Program MBG, Bukan 70 Ribu Unit
Pria Meninggal Diduga Serangan Jantung di Warung Soto Bogor
Iran Sebut Ancaman Trump Hancurkan Infrastruktur sebagai Omong Kosong yang Arogan
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob Ancam 17 Wilayah di Jawa Tengah