Sebuah video yang beredar di media sosial memicu kehebohan. Video itu menunjukkan sebuah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cakung Timur, Jakarta Timur. Yang jadi masalah, lokasinya persis bersebelahan dengan tumpukan sampah yang menggunung.
Dalam rekaman yang viral itu, dapur MBG terlihat berdiri di pinggir jalan. Tapi pemandangan di depannya sungguh memprihatinkan. Gerobak-gerobak sampah dan tumpukan limbah rumah tangga memenuhi area tersebut, bahkan hampir menyamai tinggi gerbang bangunannya. Sampah-sampah itu berserakan di sisi jalan, tepat di muka pagar tempat yang seharusnya menyajikan makanan bergizi.
Wajar saja publik langsung menyorotinya. Jarak yang terlalu dekat antara sumber makanan dan tumpukan sampah tentu memunculkan tanda tanya besar. Bagaimana kebersihan dan keamanan pangan yang akan diolah di sana?
Tanggapan Resmi dari BGN
Menanggapi viralnya video tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, memberikan klarifikasi. Menurutnya, pihaknya sudah mencabut izin operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lokasi itu.
"Izinnya sudah dicabut. Diverifikasi saja juga belum," tegas Nanik saat dikonfirmasi pada Senin (6/4/2026).
Nanik menjelaskan lebih lanjut bahwa tempat tersebut memang pernah mendaftar untuk menjadi bagian dari program dapur MBG di wilayah Jakarta Timur. Namun, pendaftarannya tidak diterima.
"Baru mendaftar dan sudah di-reject," tuturnya.
Dengan kata lain, lokasi yang viral itu sama sekali belum beroperasi sebagai dapur MBG. Pencabutan izin dan penolakan pendaftaran telah dilakukan jauh sebelum video itu ramai diperbincangkan.
Artikel Terkait
Wamendagri Bima Arya: City Branding dan Ekosistem Jadi Kunci Pengembangan Pariwisata Daerah
Satpol PP Jakarta Pusat Tertibkan Lapak Pedagang Hewan Kurban di Trotoar Tanah Abang dan Johar Baru
Kemlu Akan Pantau Respons Internasional terhadap Pembentukan Danantara sebagai BUMN Ekspor Komoditas
PGN Amankan Pasokan Gas Bumi Nasional Lewat Sejumlah Kesepakatan Strategis di IPA Convex 2026